ABC

Kadal Australia Gemar Makan Rempah Termahal di Dunia

Saffron dikenal sebagai rempah termahal di dunia. Bahkan, bisa lebih mahal dibanding emas. Ternyata, salah satu spesies kadal khas Australia, yaitu kadal berlidah biru, gemar memakan rempah ini.

Norma Brien, yang saat ini berusia 74 tahun, adalah seorang petani saffron yang tinggal di negara bagian New South Wales, Australia.

Tahun ini, Brien telah memetik lebih dari 4 ribu bunga saffron untuk periode panen, yang dimulai bulan Maret dan berlangsung sepanjang April.

Namun, separuh panennya dilahap oleh kadal lidah biru.

"Saya menyimpan hasil panen di rak-rak di garasi. Dan saat saya menata panen dari kantung-kantung jaring saya baru sadar bahwa ada seekor kadal lidah biru yang memakan umbi saffron, karena umbi itu sangat manis," cerita Brien.

Meski demikian, ia tak tega membunuh kadal itu. "Kita kehilangan separuh, tapi kita tak bisa membunuhnya. Kita pindahkan ke belakang gudang," cerita Brien.

Panen musim ini cukup bagus, karena suhu cukup rendah, hingga timbullah embun beku, yang akan memicu mekarnya bunga saffron.

Brien, yang juga beternak sapi, menjual saffron dari perkebunannya ke produsen di Tasmania, Tas Saff.

Tas Saff sendiri mendapat persediaan rempah itu dari lebih dari 50 petani saffron di Australia.