ABC

Jaksa Tuntut Jessica Dihukum 20 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah menuntut Jessica Wongso, penduduk tetap Australia, dengan tuduhan membunuh temannya dengan mencampurkan sianida kedalam secangkir kopi.

Jessica Wongso, yang pernah belajar di sebuah sekolah desain bergengsi di kota Sydney, telah berurusan dengan pengadilan sejak kematian Wayan Mirna Salihin di sebuah kafe di Jakarta pada bulan Januari lalu.

Polisi menuduh Jessica mencampurkan sianida ke dalam minuman kopi dingin yang diminum Mirna, saat mereka sedang ngopi bersama teman lainnya di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Tapi sejumlah saksi asal Australia yang pernah dihadirkan ke pengadilan mengatakan tidak ada bukti jika sianida menjadi penyebab kematian.

Polisi Federal Australia juga pernah sepakat untuk memberikan bantuan dalam menangani kasus ini, setelah mendapat jaminan jika hukuman mati tidak akan diberlakukan.

Dalam persidangan hari Rabu (5/10), Jaksa Penuntunt membacakan tuntutan bagi Jessica untuk dijatuhkan hukuman pidana selama 20 tahun, karena pembunuhan dilakukan terencana dan sadis.

Terlepas dari pernyataan jaksa, seorang ahli forensik toksikologi asal Australia pernah mempertanyakan apakah keracunan sianida menyebabkan kematian.

Michael Robertson, ahli forensik toksikologi mengatakan di pengadilan:

"Tidak ada bukti toksikologi dengan menelan sianida."

Michael pernah memberikan kesaksian dalam sesi pembelaan persidangan Gerard Baden Clay, yang dituduh membunuh istrinya di Queensland. Gerard kini telah dijatuhi hukuman seumur hidup.

Michael juga mengatakan bahwa bukti dalam kasus Mirna tidak jelas.

Menurutnya penyidik forensik tidak mendeteksi sianida dalam isi perut korban, karena tubuhnya langsung diambil sesaat setelah kematiannya.

"Sama halnya pada empedu dan hati, sampel sianida juga tidak ditemukan dalam urin," katanya.

"Ini juga jadi hal tidak biasa, mengingat sebagian besar dalam kasus yang sama akan memiliki sianida dalam urin."

Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 6/10/2016 pukul 11:00 AEST dari artikel berbahasa Inggris, yang bisa dibaca disini.