ABC

Inilah Berbagai Kisah Pencurian Emas di Australia yang Belum Pernah Anda Dengar Sebelumnya

Sejak emas mulai ditambang di Australia Barat, para pencuri tak pernah berhenti beraksi. Apalagi sekarang harga logam mulia melebihi AU$3.000 per ons.

Kisah sejumlah pencurian emas legendaris di negara bagian Australia Barat mungkin telah mengilhami film-film Hollywood, seperti 'Son of a Gun', yang difilmkan di daerah Kalgoorlie-Boulder dan di tambang emas sekitarnya.

Kota ini menjadi tujuan perburuan emas terbesar dalam sejarah Australia, dipicu oleh penemuan logam mulia pada tahun 1893 oleh penambang Irlandia Paddy Hannan, Tom Flanagan serta Dan Shea.

Menurut surat kabar The West Australian edisi 14 September 1906, J. Mitchell, pengawas tambang Oroya-Brownhill, melapor ke komisi kerajaan bahwa pencurian emas "terjadi terus-menerus".

Komisi kerjaan tersebut menemukan hanya 12 hukuman untuk kasus pencurian emas di Boulder dalam dua tahun.

Surat kabar Western Argus edisi 25 September 1906 mengutip Inspektur Robert Connell, yang yakin pencurian emas sudah jadi kebiasaan di daerah itu.

Komisi kerajaan kemudian mendorong pembentukan Unit Deteksi Pencurian Emas pada Kepolisian Australia Barat pada tahun 1907.

Unit ini didanai oleh Asosiasi Pengusaha Mineral dan Energi dengan tujuan melacak pencuri emas, perdagangan manusia dan penyelundupan.

Di masa-masa awal perburuan emas, pengawalan barang berharga ini dilekatkan pada kereta api dari Kalgoorlie ke Perth setiap dua minggu.

Menurut Perth Mint, gerbong khusus di kereta meliputi ruang penyimpanan emas, biasanya berisi 15.000 ons, dimana polisi atau petugas bank dikunci di dalam dengan persediaan bir dan sandwich.

Sebuah kereta kuda bertemu dengan kereta api di stasiun Perth di mana emas itu dikawal polisi bersenjata menuju ke Perth Mint, tempat sebagian besar emas Australia Barat dilebur sejak tahun 1899.

Pembunuhan detektif 

Pada April 1926, mayat anggota Unit Deteksi Pencurian Emas John Walsh dan Alexander Pitman yang dimutilasi ditemukan di tambang Millers Find.

Inspektur Walsh dan Sersan Pitman disergap dibunuh oleh pencuri emas William Coulter dan Phillip Treffene dan tubuh mereka yang hangus dan terpotong-potong dibuang.

Evan Clarke, saksi mata pembunuhan tersebut mengklaim bahwa kedua pembunuh mengancamnya untuk membantu membuang mayat.

Para pembunuh dinyatakan bersalah dan dihukum digantung sementara Evan diberi identitas baru dan selanjutnya hidup dalam persembunyian.

Pekerja kereta api mencuri emas

Pada November 1952, seperti dilaporkan suratkabar West Australian, sebuah peti besi berisi emas batangan senilai sekitar £14.000 menghilang dari stasiun kereta api Kalgoorlie.

Sebagian besar emas berasal dari tambang Sons of Gwalia dan sebuah bank di Leonora.

Polisi melakukan penyelidikan yang mengarah ke Leonora, Southern Cross, dan Widgiemooltha untuk mewawancarai sekitar 100 saksi.

Tiga pekerja kereta api – Victor Stanley Clark, Wilfred Gilmore, dan Alan Paddle, didakwa atas pencurian tersebut.

Emas itu berhasil diperoleh kembali.

Penipuan Perth Mint 1982

Inilah pencurian emas terbesar dalam sejarah Australia yang melibatkan penipu dengan tiga cek palsu, berhasil mengangkut 65kg emas dari Perth Mint melalui jasa kurir.

Tiga bersaudara Mickelberg, Ray, Peter dan Brian, ditangkap beberapa minggu setelah penipuan pada tahun 1982 dan dihukum pada tahun berikutnya.

Ray Mickelberg, seorang veteran Layanan Udara Khusus dan Perag Vietnam, menjalani hukuman delapan tahun penjara.

Peter dikurung selama enam setengah tahun dan Brian menjalani hukuman sembilan bulan sebelum memenangkan banding. Dia meninggal dalam kecelakaan pesawat pada tahun 1986.

Sebagian besar emas ditemukan kembali setelah informasi anonim diterima pada tahun 1989. 

Pada tahun yang sama, emas dari hasil penipuan, ditinggalkan di luar sebuah stasiun televisi di Perth, di samping catatan yang menyatakan bahwa ketiga bersaudara ini sama sekali tidak bersalah.

Pada tahun 2002, pensiunan polisi Tony Lewandowski menandatangani surat pernyataan yang mengakui bahwa dia dan mantan kepala polisi Don Hancock memukuli Peter Mickelberg dan memalsukan pengakuannya.

Hancock tewas dalam pengeboman oleh para geng motor pada tahun 2001. Hukuman terhadap Mickelberg bersaudara pun akhirnya dibatalkan pada tahun 2004.

Pada tahun 2008, Ray dan Peter Mickelberg masing-masing diberikan kompensasi $500.000 oleh pemerintah negara bagian, selain $658.000 untuk menutupi biaya pengacara.

Pengiriman emas Kalgoorlie menghilang

Pada tahun yang sama dengan penipuan Perth Mint, para detektif menyelidiki hilangnya 1.000 ons emas yang diangkut dari tambang emas Kalgoorlie ke tempat peleburan.

Pengiriman tahun 1982 diterbangkan ke Perth tapi ketika tiba di mint, emas telah diganti dengan lima batang timah yang dicat.

Emas, bernilai sekitar $300.000 pada saat itu, tidak pernah ditemukan.

Kecurigaan jatuh pada pekerja ruang emas di tambang Kalgurli Utara di Golden Mile Kalgoorlie-Boulder yang terkenal di dunia.

Namun, teori lain telah berkembang selama bertahun-tahun di kalangan penduduk setempat yang percaya bahwa pencurian itu adalah ulah para geng motor.

Rencana perampokan mantan tentara SAS

Mantan prajurit Special Air Service David Everett pernah menjadi salah satu penjahat paling dicari di Australia.

Everett telah berperang dengan pemberontak Karen di Myanmar dan melakukan misinya kembali ke Australia untuk mengumpulkan dana untuk tujuan tersebut.

Mantan prajurit komando ini melakukan kejahatan, menculik, merampok bioskop, dan memicu apa yang dia klaim sebagai ledakan terbesar dalam sejarah kriminal Australia.

Dalam otobiografinya Prajurit Bayangan, diterbitkan tahun 2009, Everett mengungkapkan bahwa dia menghabiskan waktu seminggu untuk mengintai tambang emas Youanmi, di Midwest Australia Barat.

Everett mencuri bahan peledak untuk tujuan itu, tapi pada bulan Agustus 1992, sehari sebelum dia akan meninggalkan Perth menuju Youanmi dengan seorang kaki tangannya, polisi langsung menangkapnya.

Otobiografinya merinci bagaimana dia menghabiskan lima hari melakukan pengintaian.

"Malam sebelum kedatangan pesawat pengangkut emas adalah waktu yang tepat untuk melakukan pekerjaan ini," katanya.

Sengatan emas Jundee

Unit Deteksi Pencurian Emas pada tahun 2011 meluncurkan operasi di Goldfields utara ketika seorang peternak menemukan jejak mencurigakan dan seember konsentrat emas tersembunyi di balik pohon.

Konsentrat bernilai sekitar $90.000 ini dicuri dari tambang emas Jundee tak jauh dari sana.

Ketika pencuri datang untuk mengambil konsentrat, polisi yang menyamar muncul dari semak-semak untuk melakukan penangkapan.

Dua pria mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman penjara 12 bulan atas pencurian tersebut.

Perburuan pencuri emas

Tambang bawah tanah Beta Hunt di Kambalda, Kalgoorlie selatan, telah ditambang untuk nikel sejak tahun 1970-an.

Sementara nikel menjadi prioritas di tahun-tahun awalnya, bukan rahasia lagi bahwa tambang ini juga memiliki cadangan emas yang kaya.

Ada cerita di kalangan pekerja tentang penambang yang mengubur kantong-kantong batu emas untuk disimpan jika harga komoditas naik.

Pada September 2018, penemuan satu kantong di Beta Hunt, yang dikenal sebagai Father's Day Vein, menjadi berita utama dunia.

Tambang ini menghasilkan spesimen batu emas terbesar yang diketahui di dunia, dijuluki Raja Henry, karena penambang Henry Dole berhasil menemukan spesimen 94kg sekitar 500 meter di bawah permukaan.

Spesimen itu dijual ke peleburan Perth Mint seharga $ 3 juta.

Tapi Beta Hunt juga menjadi tempat perampokan emas pada 24 April 2020, ketika empat pria, bersenjatakan senapan gergaji, membawa sekitar 85kg bijih emas mentah dan brankas seberat dua ton.

Polisi hanya berhasil menemukan kembali 20 ons emas.

Metodenya terus berkembang

Metode pencuri emas telah berevolusi menjadi skema yang rumit, termasuk yang melibatkan truk limbah untuk menyedot konsentrat emas dari tambang Kalgoorlie.

Pada tahun 2014, detektif menemukan operasi pemrosesan emas yang melibatkan pengaduk semen dan treadmill di sebuah rumah di Kalgoorlie-Boulder.

"

Sebagian besar pencuri emas adalah para oportunis, seperti yang terjadi pada empat pria yang dijuluki sebagai pencuri emas paling sial di Australia pada tahun 2017.

"

Kelompok ini menemukan lebih dari satu kilogram emas, senilai $62.392, mencurinya dan membual di akun Facebook, yang akhirnya menarik perhatian polisi.

Pada tahun yang sama Joseph Andrew Cresp sedang bekerja di pabrik di tambang emas Sunrise Dam dekat Laverton ketika tumpukan tanah yang mengandung hampir 4kg emas jatuh dari tempat pembuangan.

Dalam persidangan diketahui dia menyembunyikan emas senilai lebih dari $200.000 di lokernya dan ingin menggunakannya untuk berlibur ke Yunani. 

Tapi beberapa pencuri lebih pintar dari yang lain.

Pada 2019, Joshua Luke Cross, 28 tahun, divonis penjara 15 bulan setelah memproses emas curian di gudang neneknya menggunakan bahan kimia merkuri.

Pengadilan Kalgoorlie mendengar bahwa dia menderita gangguan kognitif karena paparan merkuri, termasuk kehilangan ingatan.

Tahun itu, dalam kasus berbeda, Steven James Paskov, 48 tahun, mengaku di Pengadilan Kalgoorlie bahwa dia menemukan lebih dari setengah ton konsentrat emas senilai sekitar $35.000 di tempat sampah.

Buat target yang jelas

Peleburan emas Perth Mint tetap menjadi target para pencuri emas.

Pada tahun 2006, tempat ini kembali menjadi sasaran penipuan emas senilai $14 juta.

Tapi bukan hanya ancaman eksternal yang harus diwaspadai.

Pada tahun 1998, seorang karyawan dipenjara 18 bulan karena menyembunyikan 80 koin emas di mulutnya.

Pengadilan mendengar orang ini mengambil koin selama periode lima bulan, menyembunyikannya di sarung tangan plastik sebelum dipindahkan ke mulutnya.

Dia menelan lima koin terakhir saat dihadapkan oleh penjaga keamanan dan butuh tiga minggu sebelum emas itu bisa keluar dari perutnya.

Pada tahun 2018, satpam Matthew Alexander Roussety dipenjara selama 15 bulan setelah mencuri emas batangan senilai $50.000 saat bekerja di Bandara Perth.

Dia menyembunyikan emas di celana dalamnya.

Pada tahun yang sama, kontraktor TI Joseph Charles Viola dipenjara karena mencuri emas batangan dan koin senilai $55.000 dan menyelundupkannya dari peleburan.

Terowongan untuk pencuri

Boulder Block Hotel sudah lama hilang. Padahal di tempat ini dahulu ada ruang transaksi emas hasil curian.

Ruang bawah tanah yang lembab dibangun pada tahun 1896 dan di situlah para penambang akan muncul untuk menjual emas curian dengan imbalan minuman keras.

Dalam buku tahun 2014, 'Gangland North South & West' oleh James Morton dan Susanna Lobez, disebutkan bahwa terowongan itu dibuat untuk kenyamanan para pencuri.

"Seorang mantan petugas cukai di Kalgoorlie tahun 1970-an dan 1980-an mengenang para pencuri yang dibenci oleh penambang yang biasa mengantongi emas curian," tulis buku itu.

"Saat ini pencuri emas masih menempati urutan teratas dalam daftar pahlawan rakyat Australia Barat," katanya.

"Satu kisah, diceritakan dengan rasa kagum, tentang sopir truk yang selama bertahun-tahun mengangkut banyak emas melintasi Dataran Nullarbor."

"Suatu hari dia tahu akan diberhentikan, lalu berangkat dengan kiriman terakhirnya. Sejak itu dia dan emas yang diangkutnya tak pernah terlihat lagi," demikian disebutkan dalam buku itu.


Diproduksi oleh Farid Ibrahim dari artikel ABC News yang selengkapnya dapat dibaca di sini