ABC

Ikuti Festival Bola FIFA, 6 Remaja Australia Terbang ke Brazil

Mimpi tim nasional sepakbola Australia, ‘Socceroos’, di ajang Piala Dunia 2014 mungkin sudah berakhir, namun satu tim muda-mudi tengah mempersiapkan keberangkatan mereka ke Rio de Janeiro untuk mewakili Australia dalam Festival ‘Hope’ yang digelar Organisasi Sepakbola Dunia ‘FIFA’.

Tim yang terdiri dari 6 muda-mudi ini akan berpartisipasi dalam Festival ‘Hope’ yang digelar FIFA pada dua minggu terakhir penyelenggaraan Piala Dunia 2014.
Festival ini akan dimeriahkan oleh 32 delegasi pemuda-pemudi dari seluruh dunia untuk bermain bola, berpartisipasi dalam kegiatan budaya dan menikmati ajang Piala Dunia 2014 bersama-sama.

Adalah ‘Football United’, sebuah lembaga asal Australia yang menggunakan sepakbola sebagai agen perubahan, yang menyeleksi 6 pemuda untuk pergi ke Brazil, menghadiri festival itu.

Organisasi ini menyediakan kesempatan bagi anak-anak, termasuk para pengungsi, imigran, dan bocah asli Australia sendiri, untuk menggali bakat mereka di dalam dan luar lapangan melalui kepemimpinan dan pengembangan peluang sebagai pelatih serta koordinator dari program-program sepakbola.

Pelatih utama ‘Football United’, Stuart Meney, mengatakan, sangat sulit untuk hanya menyeleksi enam pemain yang pergi ke Brazil.

“Kami memilih mereka sebagai pemuda yang memiliki potensi kepemimpinan dan untuk menjadi panutan di komunitas mereka. Beberapa dari mereka memang bagus bermain bola, yang tentu saja membantu, namun yang paling penting adalah mereka akan pergi dan bertemu orang-orang dari seluruh dunia,” urai sang pelatih.

Shegofa Hassani, 17 tahun, adalah pengungsi asal Afghanistan dan telah dinobatkan sebagai kapten tim.

“Saya lahir di Afghanistan pada tahun 1996 dan saya tinggal di sana sampai berusia 7 tahun namun karena perang, saya pindah ke Pakistan. Saya di sana selama 2 tahun sebelum datang ke Australia pada 2005 ketika saya berusia 9 tahun,” kisahnya.

Shegofa menuturkan, dirinya mendapat banyak kritikan karena bermain bola, permainan yang ia cintai.

“Ketika pertama kali bermain bola, banyak orang bilang kalau saya tak seharusnya bermain. Saya cinta sepakbola jadi saya akan terus main apapun pendapat orang lain,” ujarnya mantap.

Shegofa, yang berambisi untuk mencetak gold an berharap suatu hari nanti dapat bermain sepakbola secara profesional, masih tak percaya dirinya akan pergi ke Brazil

“Anda tak selalu pergi ke Brazil pada saat yang sama ketika Piala Dunia berlangsung...ini nyata bagi saya!,” celotehnya antusias.

Ini adalah Piala Dunia kali kedua berturut-turut dimana ‘Football United’ dipilih FIFA untuk mewakili Australia dalam ajang Festival Bola ‘Hope’.

FIFA mengutarakan, ‘Football United’ dipilih karena kontribusinya yang luar biasa dalam memajukan pembangunan sosial melalui sepak bola.