ABC

Hormon Perangsang Kelahiran Efektif Tingkatkan Kemampuan Sosial Penderita Autisme Anak

Riset pertama di dunia mendapati hormon yang biasa digunakan untuk menginduksi persalinan pada wanita yang hamil, oxytocin, ternyata memilikii manfaat yang signifikan bagi anak-anak Autisme.

Hayden Blue, 7, memiliki gangguan autsime dan sejak menggunakan terapi semprotan oxcytocin hidung dia senang membicarakan kegemarannya pada dinosaurus, film monster dan kakaknya Sophie.
Hayden Blue, 7, memiliki gangguan autsime dan sejak menggunakan terapi semprotan oxcytocin hidung dia senang membicarakan kegemarannya pada dinosaurus, film monster dan kakaknya Sophie.

 
Satu dari 68 anak di Australia didiagnosa menderita gangguan autisme yang mempengaruhi kemampuan komunikasi dan membuat mereka kesulitan berinteraksi sosial.
 
"Sering kali orang dengan autisme sebenarnya sangat cerdas dan memiliki banyak potensi dalam banyak hal,” kata  Associate Professor,  Adam Guastella dari Universitas Sydney.
 
"Namun mereka sering kali kehilangan petunjuk penting yang menjadi pedoman dalam perilaku sosial,”
 
Dalam riset yang dipublikasikan di Jurnai Psikiatri Molekular, peneliti di Institut Otak dan Pikiran Universitas Sydney meneliti 13 anak berusia 3 – 8 tahun dan memonitor mereka selama 15 pekan.
 
Selama periode 5 pekan itu, anak-anak itu diberikan semprotan hidung yang mengandung oxytocin.
 
Associate Professor Guastella mengatakan hasilnya ternyata sangat menjanjikan. Sekitar sepertiga dari partisipan dalam riset ini menunjukan kemajuan yang signifikan.
 
"Ini merupakan pertama kalinya pengobatan menunjukan perbaikan kemampuan interaksi sosial pada anak dengan autisme.”
 
Hal ini diakui oleh salah satu keluarga dari partisipan, seorang ibu di Sydney, Christine Blue. Ia  mengatakan dampak semprotan hidung pada anak laki-lakinya Hayden sangat dramatis.
 
"Anak saya Hayden mau bergabung dengan kelompoknya dan mau terlibat dalam percakapan...dia menjadi anak yang lebih bahagia, matanya melakukan kontak mata yang lebih baik dan dia juga lebih banyak berbicara,”
 
Blue mengatakan semprotan oxytocins tampaknya telah mengunci kepribadian anaknya dan memungkinkan dia untuk memetik terapi dari pelatihan yang dilakukannya selama bertahun-tahun.
 
Meski demikian Professor Guastella menekankan kalau Oxytocin bukan obat penyebuh autisme dan tampaknya semprotan oxytocin ini juga tidak akan mungkin menjadi obat penyembuh satu-satunya bagi penderita autisme di masa depan.
 
Dia mengatakan ketika sudah ada bukti yang lebih banyak kalau semprotan hidung ini bekerja dengan baik pada pasien autisme anak maka tidak dipungkiri lagi perusahaan obat akan bisa juga mendistribusikan obat ini.
 
"Oxytocin spray hidung ini ini sekarang bisa dibeli bebas. Perusahaan obat perlu meneliti lebih jauh bukti dan riset agar dapat membenarkan distribusi mereka ke seluruh Australia,”
 
Guastella mengatakan peneliti di Institut Otak dan Pikiran dan Institut Anak-Anak Telethon di Perth juga merekrut 120 orang anak autisme berusia dibawah 12
tahun untuk melakukan penelitian yang lebih besar.
 
"Pertanyaan besarnya adalah bagaimana oxytocins bisa berdampak pada otak untuk mempengaruhi perilaku sosial penderita autisme? Dan itulah masalah yang membuat Australia kini menjadi yang paling terdepan dalam kajian mengenai autisme di dunia saat ini,”