ABC

Harga Buah dan Sayur di Australia Sedang Murah

Harga buah dan sayuran di Australia sedang murah saat ini, karena pasokan yang berlimpah yang disebabkan karena musim dingin yang lebih hangat di negara bagian Queensland.

Di Australia, semua buah dan sayuran diproduksi lokal, sehingga harga sangat tergantung pada musim dimana tumbuhan itu menghasilkan atau tidak.

Queensland yang secara tradisional merupakan sumber tanaman dan buah terbesar di Australia, dan sekarang ini musim dingin yang tidak terlalu dingin di sana membuat tanaman bisa dipanen lebih cepat dan lebih awal dari biasanya.

Ini berbeda tajam dengan enam bulan lalu ketika pasok tidak banyak menyusul terjadinya Badai Topan Debbie.

Penjual buah dan sayuran di Ipswich di dekat Brisbane Tracey Castellana mengatakan harga sudah turun lebih dari 50 persen.

"Banyak sayuran sebelumnya harganya tinggi sekali, dan banyak konsumen yang kecewa, namun sekarang sayur dan buah membanjiri pasar." katanya.

"Kembang kol, zucchini, selada. tomat, semuanya turun menjadi $ 2.99, $3.99 per kilo (sekitar Rp 30 atau 40 ribu sekilo) tergantung sayuran apa yang anda maui, bahkan ada yang $.99 sekilo (sekitar Rp 10 ribu)."

Tracey Castellana di tokonya Louis Fruit Market di Ipswich
Tracey Castellana di tokonya Louis Fruit Market di Ipswich.

ABC News: Melanie Vujkovic

Salah seorang chef terkemuka Australia Alastair McLeod yang juga menjadi duta makanan untuk wilayah Lockyer Valley, salah satu kawasan penghasil sayuran besar di Queensland mengatakan saat ini adalah waktunya bagi keluarga yang biasanyan kewalahan membeli sayur, untuk memanfaatkan kesempatan selagi harga murah.

McLeod menyarankan untuk memasak sayuran dengan oven sehingga bisa disimpan lebih lama setelah dimasak.

"Di saat seperti sekarang ini, kentang, lobak, wortel putih, turnip, wortel semaunya bagus untuk dioven." katanya.

Petani menderita

Sementara penurunan harga ini bagus buat konsumen, keadaan sebaliknya terjadi pada petani.

Salah seorang manajer perkebunan di Lockyer Valley Clem Hodgman mengatakan harga jatuh sekarang ini selama musim dingin karena begitu banyaknya pasokan di pasaran.

"Panen kita bagus, namun ini tidak diimbangai dengan permintaan dari pasar." katanya.

"Sebentar lagi kita memasuki musim semi, ketika semua akan tumbuh. jadi sekarang ini adalah waktu yang buruk bagi kami dari sisi kami sebagai petani, dan satu-satunya cara yang bisa kami lakukan adalah mengurangi pasokan." katanya.

Broccoli on display for sale in supermarket in south-east Queensland.
Brokoli sekarang sedang murah karena pasok yang berlimpah saat ini.

ABC News: Melanie Vujkovic

Dia mengatakan petani banyak yang sekarang tidak memanen tanaman mereka karena itu akan mengurangi ongkos pengiriman, tenaga kerja, dan pengepakan untuk dibawa ke pasar.

"Ini menyedihkan karena pada dasarnya kami bekerja keras selama tiga bulan sampai panen. dan kemudian harus menghancurkan tanaman sendiri, adalah yang menyedihkan bagi siapa saja."

Yang lain berusaha meningkatkan penjualan ekspor atau memasok mereka yang membekukan tanaman dan buah-buahan tersebut.

Salah seorang petani di Lockyer Valley Troy Qualischefski mengatakan hal tersebut bisa meringankan kerugian mereka.

"Ya beginilah menjalankan bisnis. Kadang ada hal yang bagus, kadang ada hal yang buruk. Tahun ini tidak sebaik tahun lalu, namun saya kira kita semua harus mengalaminya."

Diterjemahkan pukul 14:15 AEST 29/8/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini