ABC

Gadis 12 Tahun Diserang Secara Seksual di Semak New South Wales

Kepolisian New South Wales (NSW) melakukan penyelidikan setelah seorang gadis berusia 12 tahun mengatakan bahwa ia diikat dan diserang secara seksual di sebuah semak di wilayah Central Coast negara bagian ini, saat ia berjalan kaki ke sekolah pada hari Senin (15/05/2017).

Gadis itu mengatakan kepada polisi bahwa ia disergap dari belakang oleh seorang pria yang tak dikenal saat berjalan kaki di sepanjang jalan Reeves dan Carrington di Narara, pada sekitar pukul 07:45 pagi.

Polisi mengatakan, pria tersebut membawanya ke semak terdekat di mana ia diikat dan diserang secara seksual dan tak senonoh oleh seorang pria yang mengenakan pakaian bercorak militer dan membawa pisau berburu.

Inspektur Danny Sullivan mengatakan bahwa gadis itu "dengan berani" melaporkan kejadian tersebut saat ia tiba di sekolah.

"Syukur atas komunitas kami di New South Wales, ini adalah kejadian langka, tapi satu saja sudah terlalu banyak," sebut Inspektur Sullivan.

Ia mengatakan bahwa gadis itu dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa.

"Ia menyelesaikan masalah itu bersama keluarganya dan dengan pihak rumah sakit setempat serta polisi yang berwenang," katanya.

"Kami sangat memperhatikan kesejahteraannya," imbuh Inspektur Sullivan.

Pria tak dikenal dengan pakaian bercorak militer

Sebuah tempat kejadian perkara (TKP) telah ditentukan dan polisi NSW berpatroli di daerah tersebut.

"Sangat penting bahwa polisi sangat aktif berpatroli di daerah ini," kata Sullivan.

Pria itu digambarkan berusia pertengahan 20-an, tingginya sekitar 180 cm dengan perawakan gemuk, rambut abu-abu/pirang dan mata biru.

Pada saat itu, ia mengenakan kemeja rajut bercorak militer, celana bercorak militer di atas celana berwarna biru tua, dan topi bercorak militer, dengan penutup wajah longgar yang menunjukkan mata dan hidungnya.

Ia juga membawa tas bercorak militer.

"Komando Daerah Air Minum Brisbane sekarang bekerja sama dengan detektif dari Skuad Pelecehan Anak Komando Kriminal Negara Bagian, dan kami telah memulai sebuah penyelidikan sehubungan dengan masalah ini," kata Sullivan.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterbitkan: 15:05 WIB 15/05/2017 oleh Nurina Savitri.