ABC

Fact Chek ABC Dihidupkan Kembali

Program ABC News bernama Fact Check, yang dulunya melakukan berbagai penelitian fakta mengenai apa yang disampaikan politisi di Australia akan dihidupkan kembali setelah dihentikan di tahun 2016.

Program ini sekarang akan bekerja sama dengan salah satu universitas di Melbourne, RMIT.

Program sekarang akan diberi nama RMIT ABC Fact Chek dan akan tersedia lagi mulai bulan Maret, untuk mengecek kebenaran apa yang disampaikan oleh politisi, tokoh publik, kelompok pegiat dan institusi lain yang terlibat dalam debat publik.

ABC Fact Check Unit sebelumnya dihentikan tahun 2016 karena berkurangnya anggaran dari pemerintah untuk ABC.

RMIT ABC Fact Check ini akan bermarkas di kampus RMIT di Melbourne di kawasan khusus untuk jurusan media, fasilitas baru yang akan dibuka bulan Maret.

Dekan Jurusan Media dan Komunikasi RMIT Martyn Hook mengatakan kerjasama bersifat non partisan dan nir laba ini dibuat untuk mengurangi kebingungan dan penyebaran informasi tidak benar dalam perdebatan publik.

"Kemitraan dengan ABC didasarkan pada reputasi RMIT dalam mencetak lulusan di bidang media, yang memiliki integritas, kredibilitas, dan komitmen untuk mencapai standar tertinggi di dunia media." kata Professor Hook dalam sebuah pernyataan hari Selasa (14/2/2017).

"Di saat banyaknya hal yang disebut 'post-truth (pasca kebenaran)', 'alternative facts (fakta alternatif)' dan 'fake news', merupakan hal yang kritis saat ini untuk memastikan bahwa pejabat publik menggunakan arena publik - sebagai basis demokrasi - menggunakan fakta."

Direktur Pemberitaan ABC Gaven Morris mengatakan kerjasama inovatif ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

"ABC News senang bisa bekerjsama dengan komunitas akademik, selain juga dengan kelompok dan institusi lain, dalam cara seperti ini.'

"Berbagi sumber daya dan bekerjasama dalam menganalisa dan melakukan penelitian akan membuat kami bisa melayani seluas mungkin pengguna media."

"Jurnalisme penelitian fakta adalah cara yang bagus untuk memberikan konteks kepada kita semua untuk betul=betul mengerti kejadian besar dan berita penting hari itu."

Tanggung Jawab Editorial ABC

RMIT ABC Fact Check akan melakukan penelitian dan menerbitkan program berjudul Fact Checks dan Fact Files dan memulai lagi the Promise Tracker.

Promise Tracker adalah program untuk menelusuri sejauh mana janji-janji yang disampaikan oleh politisi misalnya ketika kampanye pemilu, kemudian dilaksanakan.

Seluruh Fact Check ini akan diterbitkan oleh ABC dan juga di portal khusus RMIT.

Program ini akan dikepalai oleh Russell Skelton, wartawan Australia yang sebelumnya pernah mendapatkan penghargaan jurnalistik bergengsi Walkley Award, yang mendirikan dan menjalankan ABC Fact Check sejak tahun 2013 sampai pertengahan tahun 2016.

RMIT juga akan mengangkat seorang editor senior dan peneliti, bersama dengan para mahasiswa yang akan melakukan magang di sana.

Tanggung jawab editorial tetap berada di tangan ABC dan semua yang diterbitkan tetap akan melewati prosedur yang biasa dilakuka oleh ABC

Diterjemahkan pukul 14:55 AEST 14/2/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini