ABC

Facebook Makin Profit, Twitter Alami Masalah

Sepekan terakhir ini adalah momen yang penting bagi dua jaringan media sosial terbesar di dunia.

Laporan pendapatan Twitter dan Facebook telah menunjukkan cerita yang sangat berbeda tentang dua perusahaan ini, dan mengarah ke apa yang pengguna bisa harapkan untuk lihat lebih banyak di masa depan.

Mari kami menjelaskannyauntuk Anda:

Kabar baik untuk... Facebook

Berikut adalah beberapa angka tak masuk akal yang muncul dari hasil kuartal kedua Facebook:          

• Facebook mengatakan, sekitar 1,71 miliar orang menggunakan media ini tiap bulannya, naik dari 1,49 miliar pada tahun lalu

• Sekarang, ada lebih dari 1 miliar pengguna aktif ‘Facebook Messenger’

• Total pendapatan naik 59,2% menjadi 6,4 miliar dolar –atau setara Rp 64 triliun (analis telah memprediksi sekitar 6 milyar dolar –atau setara Rp 60 triliun)

• Keuntungan Facebook melonjak 186% dari tahun lalu menjadi 2 milyar dolar (atau setara Rp 20 triliun)

CEO Facebook Mark Zuckerberg
Kabar bahagia bagi Mark Zuckerberg dan Facebook.

Reuters; Robert Galbraith

Hal penting dari angka-angka ini adalah bahwa mereka menghancurkan ekspektasi para analis.

Anda mungkin telah memerhatikan bahwa lini masa Facebook Anda, kini, memiliki lebih banyak video di dalamnya.

Akhir-akhir ini, Facebook telah menghabiskan banyak energi untuk menguatkan statusnya di pasar video ponsel.

Inilah yang dikatakan pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, tentang profit mereka:

Komunitas dan bisnis kami memiliki hasil kuartal baik lainnya. Kami sangat senang dengan kemajuan kami dalam video di saat kami bergerak menuju dunia di mana video menjadi jantung dari semua layanan kami.

Kesimpulan: perkirakan untuk melihat lebih banyak video dalam lini masa Facebook Anda, mengingat perusahaan ini terlihat mengejar dolar dari iklan yang dulu dicetak TV.

Bukan kabar baik untuk...Twitter

Twitter terlihat tak memiliki harapan.

Masalah terbesar bagi platform ini adalah pertumbuhan yang lambat dari basis penggunanya, yang naik 3% dari tahun lalu menjadi 313 juta pengguna aktif bulanan (kurang dari 1% pada kuartal ini).

Pendapatan naik 20% dari tahun lalu menjadi 602 juta dolar (atau setara Rp 6,02 triliun), tetapi jauh dari apa yang analis perkirakan.

Inilah yang dikatakan CEO dan salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey:

Kami telah membuat banyak kemajuan dalam prioritas kami pada kuartal ini. Kami yakin dengan rencana produk kami, dan kami melihat manfaat langsung dari perubahan produk terbaru kami dalam keterlibatan dan penggunaan yang meningkat.

Jadi Twitter mencetak profit adalah kabar buruk?

Apa yang paling menakutkan para investor adalah lambatnya pertumbuhan pendapatan dan basis pengguna Twitter.

Dibandingkan dengan angka-angka Facebook, yang kami tunjukkan sebelumnya, pertumbuhan Twitter praktis jalan di tempat.

Itu berarti ketika pengiklan memilih tempat untuk membuang uang mereka untuk menjangkau para pengguna media sosial, Facebook memenangi pertarungan.

Investor tak senang, saham Twitter turun 9% setelah laporan ini terbit.

Jack Dorsey, CEO Twitter
CEO Twitter, Jack Dorsey, mengatakan, perusahaannya telah membuat ‘banyak kemajuan’.

Reuters; Rebecca Cook

Apa langkah Twitter selanjutnya? 

Sama seperti Facebook, video adalah bagian besar di mana Twitter melihat masa depannya.

Diharapkan bahwa sejumlah kemitraan ‘live-streaming’ dengan liga olahraga seperti NFL, yang memungkinkan pengguna untuk menonton dan mem-‘posting’ tweet pada layar yang sama, akan meningkatkan pertumbuhan di semua lini.

Tapi Twitter membutuhkan dorongan.

Laporan terbaru tak melakukan apa-apa untuk menghentikan spekulasi bahwa Twitter bisa saja dijual.

AFP/Reuters

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterjemahkan: 12:40 WIB 28/07/2016 oleh Nurina Savitri.