ABC

Duibes RI di Canberra Buka Rumah Untuk Lebaran

Open House dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H yang diselenggarakan oleh Duta Besar RI untuk Australia, Y. Kristiarto S. Legowo bersama istri, Caecilia S. Legowo, di kediaman resmi Dubes RI "Wisma Indonesia" pada hari Senin, tanggal 26 Juni 2017, berlangsung meriah di tengah Musim Dingin yang menerpa kota Canberra.
Lebih dari 500 masyarakat Indonesia dari segala elemen dan latar belakang memadati Wisma Indonesia.

Meski saat pagi hari, suhu terdingin di kota Canberra mencapai minus 2 derajat Celcius, sama sekali tak menyurutkan antusiasme WNI yang bermukim di kota Canberra dan sekitarnya untuk berbondong-bondong datang. 
Momentum Lebaran dan Open House di kediaman Dubes RI di Canberra memang selalu ditunggu-tunggu warga Indonesia yang terdiri dari tokoh agama, kalangan profesional, dosen, peneliti, mahasiswa dan pelajar, diaspora, hingga ibu rumah tangga.
Tak heran jika meski acaranya dimulai pukul 12 siang, sebagian masyarakat tampak datang lebih awal.

Menurut rilis yang dikirimkan ke ABC Australia Plus Indonesia, sejumlah WNI bahkan memilih untuk mengambil cuti demi Open House mengingat acaranya digelar saat hari kerja di Australia.
Yang menarik, tidak sedikit warga Australia yang turut hadir agar dapat merasakan suasana lebaran.

Para tamu undangan menikmati makan siang di KBRI Canberra
Para tamu undangan menikmati makan siang di KBRI Canberra

Foto: KBRI Canberra

Ketua Australia-Indonesia Association (AIA)-Canberra, Les Boag, Ketua Balai Bahasa Indonesia (BBI) Canberra, Heath McMichael, Ketua National Australia-Indonesia Language Awards (NAILA), Sally Hill dan beberapa mantan diplomat Australia, tampak membaur dengan masyarakat Indonesia.
Duta Besar negara anggota ASEAN dan Timor Leste secara khusus juga menyempatkan diri untuk menghadiri acara Open House ini.
Dubes Kristiarto didampingi istri dan juga Wakil Dubes RI, M.I. Derry Aman dan istri, Penny D. Herasati langsung menyambut para tamu yang hadir.
Menurut Dubes Kristiarto, acara Open House Lebaran di kediamannya ini merupakan upaya untuk melestarikan tradisi yang sangat baik dan tertanam kuat di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk yang di Australia, untuk saling bermaafan dan memperkuat silaturahim dalam merayakan Idul Fitri.

"Tradisi halal bi halal menjadi momentum yang sangat baik dalam menjaga dan memperkuat keharmonisan, persatuan dan kesatuan antar masyarakat Indonesia", tambahnya.
Agar suasana Open House lebaran bak di tanah air, menu makanan yang disajikan secara khusus oleh Caecilia S. Legowo pun bercitra rasa nusantara, yang menjadi kegemaran WNI di Australia.
Ketupat, lontong sayur, opor ayam, rendang, sate ayam, siomay Bandung, asinan Bogor, mie ayam, kue lapis Surabaya, kerupuk hingga wedang jahe menjadi hidangan utamanya.
Karena berada jauh dari tanah air, sajian masakan ini menjadi pelipur rindu yang sangat efektif. Terbukti, tamu yang hadir sangat menikmati sajian tersebut sambil mengobrol, baik di dalam maupun di halaman belakang Wisma Indonesia.
Fika Ihsan misalnya, mahasiswi tingkat pertama Fakultas Kedokteran Australian National University (ANU) ini mengaku sangat senang dengan dengan suasana Open House di rumah Dubes RI.

"Selain menjadi ajang untuk bertemu dengan teman-teman Indonesia dari seluruh Canberra, masakan yang disuguhkan pun sangat beragam dan enak, khas Indonesia", ujar salah satu peraih nilai tertinggi Australian Tertiary Admission Rank (ATAR) semacam Nilai Ujian Negara (UN) SMA se-Ibu Kota Australia ini.
Selain menikmati sajian makanan dan bersilaturahim sesama WNI, mereka juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama Dubes RI dan istri beserta keluarga.

Dubes Kristiarto, mantan Sekretaris Jenderal Kemlu RI yang baru tiba menempati pos barunya pada bulan Juni ini, tampak sangat antusias menerima ajakan berfoto dan berswafoto.

Para tamu yang hadir dalam Halal Bihalal di Canberra
Para tamu yang hadir dalam Halal Bihalal di Canberra

Foto: KBRI Canberra