ABC

Ditemukan 8 Ekor Ular Sedang Berhubungan Seks di Gold Coast Australia

Seorang pemilik rumah di Gold Coast Australia menemukan delapan ekor ular pohon ternyata sedang berhubungan seksual di kolam belakang rumah mereka yang tidak digunakan lagi.

Ray dan Sue Jeffrey sedang menjamu tamu di balkon belakang rumah mereka di Nerang ketika seorang tamu melihat adanya seekor ulang di dalam kolam renang.

"Saya memanggil istri saya yang berada di daput, dan ketika dia melihat ke dalam kolam, ternyata ada beberapa ekor ular yang saling bergelut," kata Jeffrey kepada ABC.

Jeffrey kemudian memanggil dua ahli penangkap ular Samuel Howard dan Katie Eales.

"Ketika kami masuk ke dasar kolam, saya memegang telepon yang memiliki lampu, dan keduanya kemudian dengan tangan kosong mengambil semua ular tersebut untuk dimasukkan ke dalam kantong." kata Jeffrey lagi.

"Mereka kemudian mengeluarkan lagi ular tersebut dan menghitung satu per satu dan dimasukkan ke dalam kantong lainnya guna memastikan mereka menghitung dengan benar."

Samuel Howard, si penangkap ular mengatakan dia belum pernah menangkap ular sebanyak itu sekaligus.

"Yang terjadi adalah beberapa ular sedang berhubungan seksual dan ada beberapa ular jantan sedang menunggu giliran." kata Howard.

Dia mengatakan ular pohon adalah satu dari dua spesies ular yang ditemukan di Gold Coast yang mau berbagi ular betina dengan ular jantan lainnya.

Biasanya mereka diam-diam dalam melakukan kegiatan ini jadi kadang tidak kelihatan atau tidak bisa disaksikan." kata Howard.

Penangkap ular ini mengatakan dinding kolam yang retak, dan air yang tidak banyak menjadi tempat yang menyenangkan bagi ular-ular tersebut.

"Air yang ada di kolam tersebut banyak dipenuh dengan kodok, dan ular pohon sangat menyukai kodok." kata Howard.

"Karena kolam itu tidak berisi banyak air, dan banyak retak di dinding, ular pohon suka hidup di antara dinding retak seperti ini."

"Jadi kami memperkirakan bahwa bagi mereka ini adalah tempat yang bagus, dengan air yang tidak banyak, banyak mangsa, ada lobang-lobang kecil di dinding, dan karena ini musim kawin, semua keluar dan terjadilah peristiwa ini."

Jeffrey mengatakan senang bisa menyaksikan peristiwa yang jarang terjadi tersebut.

"Saya kira kami semua beruntung bisa melihat ular-ular yang tidak berbahaya ini melakukan sesuatu yang ingin mereka lakukan." kata Jeffrey.

Diterjemahkan pukul 14:34 AEST 7/10/2016 oleh Sastra Wijaya. Simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini