ABC

Dianggap Lecehkan Warga Pribumi, Pakaian Dalam Edisi Australia Day Dikecam

Koleksi pakaian dalam edisi Australia Day dari pemilik merek dagang, Aussie's Bum menuai kecaman. Karena menampilkan gambar lukisan titik, boomerang, dan kartun gambar orang Aborigin yang dianggap merendahkan masyarakat pribumi Australia.

Perusahaan pakaian dalam AussieBum menerima banyak kritik lantaran koleksi pakaian dalam terbaru mereka tersebut di media sosial, diawali oleh presenter TV nasional Australia yang keturunan pribumi, Nathan Appo mengunggah tweet: "Saya kira (koleksi itu) sangat tidak menghormati masyarakat pribumi di negara ini pada level yang tidak terukur."
 
CEO AussieBum, Sean Ashby mengakui perusahaannya menerima tiga protes resmi melalui email, yang pertama dilakukannya adalah menarik kembali seluruh desain asli produk mereka yang menampilkan gambar bendera Australia di bagian yang bentuknya mirip sepert Uluru.
 
"itu sama sekali bukan Uluru, itu adalah gunung, namun demikian , Saya dapat melihat memang gambar itu bisa diinterpretasikan seperti itu," katanya.
 
"Saya melihat desain itu sebagai koleksi yang inklusif tapi kemudian ada satu orang yang mengirim email kepada saya dan mengatakan sejumlah isu yang sangat jelas dan saya mengaku naif ... Saya langsung menyadari dan langsung menarik semua produk tersebut,"
 
"Menurut Saya celana dalam  'Ausday' ini adalah rancangan yang menyerang saya pribadi, masyarakat Aborijin dan Torres Strait Island di Australia dan di media sosial dan juga seluruh warga Australia  mengingat di pakaian dalam itu ada versi kartun orang Aborijin yang bergaya, penuh stereotif dan juga ofensif berdiri dengan satu kaki," tulis email bernada protes dari warga.
 
"Ada juga gambar Uluru dan bumerang yang menemani gambar di pakaian dalam tersebut di materi iklan untuk koleksi Ausday ini, ini merupakan perlakuan yang sangat tidak pantas bagi terhadap kebudayaan kita dan juga bentuk rasisme, ketimbang merayakan atau menghormati warga Aborijin dan kebudayaan mereka,"Kata Ashby.

"Akhirnya saya merasa sangat naif terhadap isu kebudayaan Australia dan itu adalah hal yang sangat sensitif," kata Ashby.
 
Dia mengatakan rincian dari gambar di pakaian dalam AussieBum itu pertama kali diketahuo seteah iklan produk ini beredar dimana model dalam iklan itu tidak terlihat pusarnya.
 
"Saya miris dengan iklan pakaian dalam @aussieBum edisi Australia Day. Dimana pusar modelnya?," tweet selebriti Dr Brad Mackay. Dari postingan ini kritik meluas hingga ke desain dari pakaian dalam tersebut.

CEO AussieBum, Sean Ashby berjanji kedepan akan lebih berhati-hati dalam merancang produk pakaian dalam mereka.