ABC

Demi Berantas HIV, Musisi Bob Geldof Desak Negara Kaya Kucurkan Dana Lebih

Musisi dan aktivis Sir Bob Geldof mendesak adanya bantuan luar negeri yang lebih besar dari negara-negara kaya, termasuk Australia, untuk memberantas penyebaran HIV di negara berkembang.

Bob Geldof mengatakan, kurangnya upaya yang dilakukan oleh negara-negara kaya untuk memberantas HIV adalah sebuah ‘skandal’. (Foto: AAP)
Pendiri yayasan ‘Live Aid’ ini mengatakan, ada berbagai kemajuan dalam upaya pemberantasan HIV dan AIDS dalam 30 tahun belakangan ini, namun langkah akhir-nya adalah yang paling krusial.

"Kecerdikan manusia, sungguh cemerlang apa yang telah dicapai komunitas ini. Oleh karena itu, satu-satunya skandal yang mendasari semua ini adalah keengganan untuk mendanai upaya final, itulah yang sangat memalukan," ujar Sir Bob.

Ia berbagi pandangannya mengenai tantangan pemberantasan HIV ke depan dalam sebuah diskusi pada Konferensi AIDS Internasional ke-20 di Melbourne.

Menurut badan PBB ‘UNAIDS’, 19 dari 20 negara yang paling terinfeksi AIDS adalah Afrika dan 72% orang yang hidup dengan HIV berada di wilayah sub-sahara Afrika.

Sir Bob mengkritik dana bantuan luar negeri yang dikeluarkan negara-negara kaya, khususnya Australia, yang akan dipotong sebesar 7,6 milyar dolar dalam 5 tahun mendatang.

Ia menuturkan, masyarakat di negara-negara tersebut seringkali tak mengerti betapa mereka terhubung ke negara berkembang. Sir Bob menggunakan pertambangan Australia di Afrika sebagai contoh.

“Penambang Australia ada di seluruh wilayah Afrika. Uang yang mereka bawa untuk perekenomian anda begitu banyak, jauh lebih banyak ketimbang bantuan pembangunan apapun yang pernah anda
Ia akan menyampaikan pidatonya dalam sesi akhir konferensi tersebut yang berlangsung esok.

Konferensi ini telah menarik sekitar 15.000 delegasi dari seluruh dunia.