ABC

Delusional, Penabrak Pejalan Kaki Melbourne Dinyatakan Layak Diadili

Terdakwa penabrak pejalan kaki di Bourke Street, Melbourne, James Gargasoulas, telah terbukti layak untuk diadili meski menderita skizofrenia paranoid dan delusi.

Poin Utama James

Poin kunci:

• James Gargasoulas dituduh membunuh pejalan kaki dengan menabrak mereka di pusat kota Melbourne

• Meski para ahli terbelah pendapatnya, seorang juri menyatakan Gargasoulas layak untuk diadili

• Gargasoulas akan diadili Rabu (7/11/2018)

Juri berunding hanya beberapa jam sebelum pengembalian vonis, yang berarti Gargasoulas akan diadili Rabu (7/11/2018), dengan dakwaan membunuh pejalan kaki dengan menabrak mereka di pusat kota Melbourne pada Januari 2017.

Ia telah mengaku tidak bersalah atas enam tuduhan pembunuhan dan 28 tuduhan percobaan pembunuhan.

Dua psikiater dan seorang psikolog memberikan bukti pada sidang Mahkamah Agung selama seminggu untuk menentukan kondisi mental Gargasoulas saat ini dan kelayakannya untuk diadili.

Para ahli itu terbelah pendapatnya tentang apakah Gargasoulas memenuhi kriteria agar layak untuk diadili, tetapi semua sepakat bahwa ia tidak memalsukan penyakit mentalnya dan bahwa ia yakin dirinya adalah Mesias.

Psikiater forensik, Andrew Carroll dan Lester Walton, berpendapat bahwa Gargasoulas tak bisa mengajukan pembelaan, memberikan instruksi kepada pengacaranya atau memahami efek substansial dari bukti.

Michael Daffern, seorang psikolog yang terlibat dalam penuntutan itu, menilai ia dalam kondisi layak.

Dalam kata-kata penutupan di sidang, Direktur Penuntutan Umum Kerri Judd QC mengatakan kepada juri bahwa panggilan telepon yang dibuat oleh Gargasoulas dari penjara kepada seorang pekerja sosial tentang anak-anaknya menggambarkan bahwa ia bisa berpikir dengan bijaksana dan membuat keputusan.

"[Gargasoulas] memulai panggilan itu, ia terlibat dalam diskusi yang sangat bijaksana ... ia menerima saran dari pekerja tentang cara terbaik untuk berhubungan dengan anak-anaknya," katanya.

"Itu adalah panggilan telepon di mana delusinya tak muncul sama sekali."

Pengadilan mengungkap, delusi Gargasoulas termasuk kicauan bahwa ia adalah Mesias dan harus diakui sebagai bangsawan untuk menyelamatkan dunia dari komet.

Pengadilan mengungkap, ia telah berdiskusi menggunakan proses pengadilan sebagai platform untuk mendukung keyakinannya sehingga ia akan diakui sebagai Mesias.

Tapi Judd mengatakan bahwa jika delusi mendominasi pemikirannya, ia akan berbicara selama sidang, bukannya diam.

Bourke St Mall di Melbourne biasanya area pejalan kaki yang sibuk.
Bourke St Mall di Melbourne biasanya area pejalan kaki yang sibuk.

AAP: Julian Smith

Delusi tak hilang begitu saja

Sidang pra-peradilan dilakukan setelah pengacara Gargasoulas mengemukakan kekhawatiran bahwa kliennya itu tak layak untuk diadili.

Pengacara Theo Alexander mengatakan kepada juri, Gargasoulas tak menerima ia dinyatakan mengalami gangguan mental dan tidak bisa membuat keputusan yang masuk akal karena realitasnya didasarkan pada delusi.

"Saya tak meragukan ada hal-hal yang bisa dipilih untuk mengatakan, 'Lihat, ia tahu apa yang ia bicarakan', tapi itu dalam konteks seorang pria yang tak bisa disangkal (menderita) skizofrenia," kata Dr Alexander.

"[Delusi] tak berhenti, mereka tak hilang begitu saja."

Pengadilan mengungkap bahwa Gargasoulas telah dirawat karena skizofrenia sejak ditahan bulan Januari tahun lalu, tetapi penyakitnya resistan terhadap enam obat yang diresepkan.

Dr Alexander mengatakan instruksi Gargasoulas kepada para pengacaranya didasarkan pada keyakinan khayalannya.

"Itu benar-benar menyimpulkan kemustahilan, katakana begitu, tentang kepuasan kriteria ini."

Menurut hukum di negara bagian Victoria, ada anggapan bahwa seorang terdakwa layak untuk diadili kecuali, karena gangguan mental, mereka memenuhi salah satu dari tujuh kriteria berikut:
- Tak bisa memahami sifat dakwaan
- Tak bisa mengajukan pembelaan
- Tak bisa menggunakan hak mereka untuk menantang juri
- Tak bisa memahami sifat persidangan
- Tak bisa mengikuti jalannya persidangan
- Tak bisa memberikan instruksi kepada kuasa hukum mereka
- Tak bisa memahami efek substansial dari bukti yang diberikan terhadap mereka

Keputusan disambut gembira keluarga korban

Keluarga dari lima korban mengatakan putusan hari Senin (29/10/2018) membawa beberapa kejelasan.

"Keluarga korban dari tragedi ini menyambut baik putusan juri bahwa Gargasoulas layak untuk diadili," kata Genna Angelowitsch, pengacara yang mewakili mereka.

"Keputusan juri akan berarti resolusi untuk proses panjang ini."

"Keluarga berterima kasih kepada pengadilan karena menjalankan persidangan dengan sangat cepat. Mungkin membantu untuk membawa beberapa kejelasan."

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.