ABC

Burung Kakatua Corella Bermain Komidi Putar di Turbin Ventilasi Udara

Rekaman gambar sekelompok burung corella yang sedang bergantian berputar di turbin ventilasi udara di sebuah atap di Perth, Australia Barat, telah menimbulkan reaksi terkejut dan kegembiraan di media sosial.

Skip Facebook

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

FACEBOOK: burung corella

Empat ekor burung corella -sejenis kakatua- tersebut direkam oleh pendengar radio ABC Perth di Caversham, di pinggiran timur Kota Perth.
Pakar alam dan burung asal Perth, Eric McCrum, mengatakan bahwa burung corella, bersama dengan jenis kakatua lainnya, secara naluriah memang senang bermain-main.
"Karena mereka hidup berkelompok, anda akan selalu melihat burung corella berkelompok, dan mereka selalu bermain bersama," katanya.

Meski belum pernah kedapatan bermain-main seperti ini sebelumnya, Eric McCrum mengatakan bahwa itu sepenuhnya merupakan karakter burung tersebut.
"Seringkali mereka pergi ke rerumputan dan menggigit bagian rumput yang lezat dan berbaring telentang - ini dilakukan hanya untuk kesenangan belaka," katanya.
"Ini hanya sekedar bermain, seperti anak-anak yang sedang bermain-main."
Burung corella adalah subspesies kakatua, seperti juga dengan burung kakatua galah yang juga bisa terlihat bermain secara rutin di jaringan kabel listrik.
"Itu semua bagian dari permainan, mereka hanya ingin menjuntai dan memutar," McCrum menjelaskan.

Sejarah singkat burung corella di kota Perth

Burung corella dan kakatua galah memiliki kaki yang unik, dengan dua jari kaki di depan dan dua di belakang, yang memberi mereka kemampuan tertentu untuk mencengkeram dan bertahan pada buah atau berry.
Sekarang ini, burung-burung ini lebih umum terlihat di wilayah metropolitan Perth daripada sebelumnya.
Pada akhir 1800-an dan awal 1900-an, burung corella banyak memakan tanaman sereal seiring dengan berkembangnya kawasan sentra tanaman gandum di sekitar Kota Perth.
Namun pembersihan lahan juga ikut merampas habitat mereka dan burung-burung tersebut harus bersaing dengan spesies lain untuk membuat cekungan sarang di pohon.
Populasi burung corella menurun drastis pada tahun 1940-an akibat penembakan dan pemberian racun oleh para petani.
Mereka sekarang terlindungi dari perburuan.
"Ketika saya masih kecil di tahun 1930-an dan 40-an, kami praktis tidak pernah melihat mereka," kata McCrum.
"Sekarang, anda pergi ke tempat-tempat seperti Guildford, dan anda akan sering melihat ada 20 atau 30 ekor burung ini berada di rumput di sore hari."
Mereka juga belajar mengikuti truk yang mengangkut gandum ke Fremantle, kata McCrum, untuk mengambil gandum yang jatuh ke jalan.

Diterjemahkan pada 26/7/2017 dan simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.