ABC

Buat Grafiti Rasial, Pria Tasmania Dilarang Nonton Kriket

Seorang pria asal Tasmania dilarang menghadiri pertandingan apapun yang disenggarakan oleh 'Cricket Australia' selama 3 tahun di seluruh Australia. Sanksi ini diterbitkan menyusul insiden graffiti bernada rasis pada hari pertama pertandingan uji coba antara Australia dan Afrika Selatan di Stadion Bellerive Oval, Hobart, Tasmania pada Sabtu (12/11).

Pria berusia 25 tahun ini tertangkap menulis komentar rasial dan menghina yang ditujukan kepada pemain kriket Afrika Selatan Hashim Amla.

Diketahui pesan tersebut ditulis di pagar stadion Bellerive Oval, menghadap kerumunan orang, tak lama setelah pukul 16:00 waktu setempat pada hari Sabtu (12/11) kemarin.
Dalam pernyatannya, juru biara organisasi induk pemain professional dan amatir olahraga kriket Australia -Cricket Australia mengatakan organisasinya menerapkan pendekatan yang tidak mentolerir sama sekali perilaku anti sosial dan pencemaran nama baik atau fitnah.
"Polisi Tasmania telah berhasil mengidentifikasi pelaku [graffiti rasial] tersebut melalui kamera CCTV dan sejumlah saksi di kawasan tersebut. “
“Cricket Australia telah menerbitkan bagi orang tersebut larangan selama 3 tahun dari seluruh pertandingan yang diselenggarakan Cricket Australia, secara nasional," katanya.
"Pesan kami kepada para penggemar yang menghadiri pertandingan ialah jika anda memperlihatkan perilaku anti sosial maka anda akan disingkirkan dan beresiko dilarang [menonton] pertandingan kriket manapun di seluruh Australia, dan akan diberlakukan tindakan oleh polisi juga.
Pria tersebut direncanakan akan hadir di persidangan setelah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan panggilan pengadilan.

Diterjemahkan pada pukul 16:05 WIB, 13/11/2016, oleh Iffah Nur Arifah dari artikel Bahasa Inggris disini.