ABC

Buah Bertato Untuk Kurangi Pemakaian Plastik

Di Australia, informasi mengenai buah yang langsung 'ditato' di kulitnya guna menggantikan stiker tampaknya segera akan menjadi kenyataan. Para petani sudah berusaha menggantikan plastik sehingga produk mereka lebih ramah lingkungan.

Buah bertato ini sudah dijual di berbagai supermarket di Spanyol, Swedia dan Inggris, namun di Australia saat ini, stiker, atau bungkus dari lilin atau bungkus plastik masih menjadi alat untuk pelabelan buah.

Namun label plastik ini sekarang dirasakan merupakan hal yang ketinggalan jaman dengan para petani mulai mendengarkan permintaan konsumen yang menghendaki bungkus yang lebih sedikit.

Diantara mereka yang berusaha mencari alternatit tersebut adalah Matthew Abbott dari perkebunan pisang organik Rabbits Organics di Mena Creek di Queensland Utara Jauh.

"Salah satu masalah besar yang kami hadapi sekarang ini adalah memberi label di buah, sehingga kami bisa menjual buah organik dan yang tidak, saling berdampingan di toko." kata Abbott.

"Saat ini kebanyakan buah organik dijual di toko dengan bungkus plastik dan kami berusaha menghentikan cara tersebut."

Cross section view of banana with skin on showing laser logo not penetrating the skin
Metode laser untuk mencetak nama perusahaan di kulit pisang

Supplied: Matthew Abbott

Kulit pisang dicap

Petani pisang ini sebelumnya sudah berusaha menggunakan pembungkus elastik dalam memasarkan buahnya, namun sekarang mengatakan mencetak nama perusahaan langsung di kulit buah merupakan hal yang paling menjanjikan.

Abbott sudah mencoba dua macam tinta namun semua prosesnya masih memiliki kelemahan.

"Kami mencoba mencari solusi, dimana kami bisa melakukannya di gudang ketika buahnya masih hijau." kata Abbott.

"Ketika buahnya matang dan masuk ke ruang pendingin, buahnya akan menjadi lembab pada kulit dan tinta. Jadi ketika disentuh ketika basah, tintanya akan luntur."

Baca juga: Roti Khas Vietnam Picu Permintaan Gandum Australia

Petani Australia Selatan Ubah Sayuran "Buruk" Jadi Bentuk Bubuk

Menggunakan teknologi laser

Dia sekarang mencoba mencari alternatif lain, dan baru-baru ini ikut studi tur yang dilakukan Nuffeld Australia ke seluruh dunia dimaan Abbott menemukan metode yang hampir sama namun lebih efektif.

A bunch of bananas, each piece of fruit with a Rabbit Organic logo written on it in green ink
Contoh cetak laser pisang merek Rabbit

Supplied: Matthew Abbott

"Salah satu hal yang saya temukan adalah sebuah mesin yang menggunakan teknologi laser untuk menulis di kulit buah." kata Abbott.

"Mesin ini memiliki ban berjalan yang bisa membawa buah untuk dilaser dan kemudian dimasukkan ke dalam kotak."

Hanya diperlukan waktu seperlima detik untuk mencetak informasi di kulit buah tersebut, dan Abbott mengatakan sepanjang mesin itu mencetak dari jarak 30 sentimter, label itu tidak akan masuk ke kulit atau menggangu rasa buah.

"Memang laser itu membakar kulit namun ketika kita mengupas pisang, hanya terlihat seperti adanya tinta di permukaan." katanya.

Teknologi laset ini suidah digunakan untuk buah seperti melon, dan jeruk, dan Abbott sekarang bekerja sama dengan perusahaan pembuatnya, Laser Food dari Spanyol untuk menciptakan sistem yang cocok untuk pisang.

"Teknologinya sudah ada, namun kalau kita tidak memiliki sistem untuk mengintegrasikan dengan cara kita yang sudah, susah untuk dilaksanakan." katanya.

"Kami berbicara dengan mereka mengenai hal itu, jadi masih harus ditunggu bagaimana hasilnya."

Abbott mengatakan biaya awal untuk mesin laser ini memang mahal, namun dalam jangka panjang, dia memperkirakan akan lebih murah dibandingkan penggunaan stiker atau bungkus plastik.

Diterjemahkan pukul 13:35 AEST 15/9/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini