ABC

Berkat Amnesti, 51.461 Senjata di Australia Berhasil Dikumpulkan

Setelah berakhirnya periode amnesti senjata nasional Australia selama tiga bulan, 16.000 senjata yang sempat beredar di jalanan Queensland telah diserahkan ke pihak berwenang. Sementara untuk skala nasional, ada 51.461 senjata api yang berhasil terkumpul.

Jumlah senjata tak terdaftar yang diserahkan ke polisi lebih dari dua kali lipat dalam bulan terakhir amnesti, yang pertama kali diadakan di seluruh Australia sejak undang-undang senjata dirombak setelah pembantaian Port Arthur, Tasmania.

Pemerintah Federal Australia meluncurkan program amnesti, untuk mengatasi kekhawatiran tentang memburuknya keamanan nasional dan meningkatnya ancaman terorisme.

Di seluruh Australia, 51.461 senjata api diserahkan ke kantor polisi dan toko senjata dari bulan Juli hingga September.

Itu dibandingkan dengan 660.000 senjata yang diserahkan selama program amnesti dan program pembelian ulang senjata yang dilakukan oleh Pemerintah Federal Australia pada tahun 1996.

Di antara puluhan ribu senjata yang diserahkan, tampak senapan laras pendek yang ditemukan di tempat pembuangan limbah lokal pada tahun 1995, sebuah pistol yang digunakan pada awal 1900-an untuk perlindungan pribadi, sebuah pistol kecil seukuran telapak tangan dan senapan Rusia yang banyak dimodifikasi .

Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan, mengatakan bahwa peluncur roket dan senapan mesin buatan sendiri juga termasuk senjata yang diserahkan.

Hasil Amnesti Senjata Australia 2017

Yurisdiksi

Senjata

Yang

diterima

Yurisdiksi

Senjata

Yang

diterima

New South Wales 24,965 Queensland 16,000
Victoria 3,654 South Australia 2,648
Tasmania 1,924 West Australia 1,242
Northern Territory 322

Australian Capital

Territory

709

Sumber: Pemerintah Federal Australia

Sebelum amnesti digelar, lebih dari 2 juta senjata diperkirakan berada di Australia, di mana 780.000 di antaranya terdaftar sebagai item dari para pemilik senjata di Queensland.

Di negara bagian New South Wales, di mana 915.000 senjata telah terdaftar, hampir 25.000 senjata diserahkan selama periode amnesti yang berakhir pada tanggal 30 September.

Sementara warga di negara bagian Victoria menyerahkan lebih dari 3.600 senjata api, Australia Selatan 2.648, Tasmania 1.924 dan Australia Barat 1.242.

Lebih dari 700 senjata diserahkan di Wilayah Ibukota Australia (ACT), dan 322 senjata di Wilayah Utara Australia (NT).

Menteri Keenan, mengatakan siapapun yang masih memiliki senjata api yang tak terdaftar atau memiliki senjata semacam itu, harus menghubungi kantor polisi atau dinas pendaftaran senjata api setempat.

Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull, mengatakan bahwa sangat penting Australia mempertahankan kontrol senjata yang ketat, untuk menghindari tragedi seperti pembantaian Las Vegas di mana 59 orang, termasuk sang pemilik senjata, meninggal dunia.

"Pembunuh itu memiliki koleksi senjata semi otomatis yang seharusnya seseorang seperti itu tak bisa mendapatkannya di Australia," kata Turnbull kepada media di Canberra.

"Kami memiliki undang-undang kontrol senjata yang ketat tapi kami tidak menerima apapun begitu saja."

Ia mengatakan, program amnesti terakhir telah "berhasil menjaga warga Australia tetap aman".

"Kami juga berusaha meningkatkan hukuman bagi pedagang senjata termasuk dengan hukuman minimum wajib," kata PM Turnbull.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.