ABC

Bank Westpac Lupa Bayarkan Dana Diskon 200 Ribu Nasabah

Salah satu bank terbesar di Australia Westpac menjadi bank terbaru yang mengakui kesalahan yang merugikan bagi pelanggannya. Westpac mengaku pihaknya harus mengembalikan dana sebesar $ 65 juta (Rp 691 miliar) untuk potongan harga yang tidak diberikan langsung kepada nasabah mereka.

Kesalahan tersebut mempengaruhi sekitar 200.000 rekening dari bank kedua terbesar di Australia yang memiliki basis pelanggan hingga 13 juta nasabah.

Westpac mengatakan pihaknya akan memberikan pengembalian dana kepada pelanggan yang terkena dampak dari kejadian ini yang merupakan pemegang akun dari paket-paket penawaran  yang tidak secara otomatis menerima keuntungan yang menjadi hak mereka. 

Masalah ini mempengaruhi nasabah dari paket pinjaman dana ‘Premier Advantage’ dari Westpac atau paket pinjaman ‘Advantage Packages’ yang ditawarkan melalui bank St George, BankSA, atau Bank of Melbourne dari tahun 2010.

Berdasarkan persyaratan dari paket-paket pinjaman dana itu, pelanggan berhak mendapatkan berbagai manfaat.

"Pelanggan secara otomatis menerima diskon untuk produk inti seperti pinjaman KPR, kartu kredit, atau rekening transaksi," kata Westpac dalam sebuah pernyataan.

"Namun, beberapa pelanggan tidak menerima diskon produk tambahan seperti rumah dan materi asuransi maupun deposito berjangka.

"Paket-paket itu sejak kesalahan ini diketahui telah disederhanakan dan semua keuntungan tersebut sekarang sudah diotomatisasi.

ASIC menginformasikan pelanggaran

Bank Westpac telah melaporkan pelanggaran tersebut kepada Lembaga pengawas perusahaan, Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC)

Kesalahan terbaru ini terungkap menyusul serangkaian berita besar seputar perbankan yang telah menyebabkan munculnya desakan bagi pembentukan komisi penyelidik.

Pemerintah Federal untuk membentuk Rezim Akuntabilitas Eksekutif Bank, yang akan memiliki kewenangan untuk melarang dan mencabut izin para eksekutif yang gagal menjalankan tugas perusahaan mereka. 

Kepala Konsumen Perbankan, Westpac, George Frazis, mengatakan banknya mulai melakukan proses menempatkan segala sesuatunya secara benar bagi pelanggan mereka segera setelah masalah tersebut berhasil diidentifikasi.

"Yang penting adalah, para pelanggan tidak perlu melakukan apapun," kata George Frazis.

"Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan memberikan pengembalian uang, termasuk bunga yang sesuai, kepada pelanggan yang mungkin berhak mendapatkan keuntungan namun tidak sadar bahwa mereka perlu mendaftarkan diri. 

"Westpac meminta maaf tanpa syarat atas sebuah proses yang tidak membuat pelanggan kami nyaman.

"Dengan mengotomatisasi diskon, kami memastikan bahwa pelanggan kami tidak akan terpengaruh dengan kejadian seperti ini lagi." 

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di tautan ini.