ABC

Bandara Sydney Akan Lelang Barang yang Ditinggalkan Penumpang

Ribuan barang yang ditinggalkan di Bandara Sydney, termasuk alkohol, biola dan teleskop, akan dilelang pekan depan dalam acara ‘Lelang Barang Hilang’ tahunan di bandara ini.

Di antara 5.000 barang hilang itu adalah microwave, ketel air, satu set perkakas, kereta belanja dan bahkan sepeda gunung.

Juru bicara Bandara Sydney, Emma Mellow, menyebut beberapa barang itu berwujud "aneh dan menakjubkan".

"Dalam beberapa tahun terakhir, kami memiliki beberapa barang yang lebih aneh seperti kaki kayu atau mesin karaoke," ungkapnya.

"Pada suatu saat, tim kami menemukan gaun pengantin, untungnya kami bisa mengembalikan itu ke pengantin untuk hari besarnya," kata Emma Mellow.

Hasil lelang untuk amal

Terlepas dari item yang tak biasa, ada juga ratusan barang elektronik seperti ponsel, laptop, kamera dan tablet.

Setiap barang akan dijual dengan harga mulai dari 1 dolar (atau setara Rp 10 ribu). Semua hasilnya akan diberikan untuk empat badan amal: Yayasan Clontarf, Lifeline Australia, Yayasan Anak Kookaburra Australia dan Relawan Konservasi Australia.

Barang Lelang
Papan skateboard, kamera, minyak wangi adalah beberapa barang yang ditemukan di bandara.

ABC; Stephanie Dalzell

Tahun lalu, lelang semacam ini berhasil mengumpulkan 234.000 dolar (atau setara Rp 2,34 miliar). Emma mengatakan, ia yakin hasil dari lelang tahun ini bisa melebihi itu..

"Dengan dukungan masyarakat dan antusiasme serta kemurahan hati mereka, saya harap kami bisa melebihi rerkor tahun lalu," ujarnya.

Matt Blunden dari lembaga ‘Pickles Auction’ bertanggung jawab untuk lima penjualan terakhir. Ia mengatakan, para pembeli biasanya terlibat dalam kegiatan tawar-menawar yang langka.

"Sudah ada beberapa karya seni yang tampak sangat mahal tapi terjual dengan harga sangat murah, sehingga Anda tak pernah tahu apa yang terjadi," jelasnya.

Lelang Bandara
Para pembeli akan bisa menawar harga laptop dan tablet ini.

ABC; Stephanie Dalzell

Lelang tahunan ini akan dimulai pada 11 Oktober.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Diterjemahkan: 18:10 WIB 07/10/2016 oleh Nurina Savitri.