ABC

Bandara Canberra Mulai Layani Penerbangan Internasional

Lounge baru dan areal pemeriksaan imigrasi telah dibuka di Bandara Canberra, Australia, menjelang dimulainya jadwal penerbangan internasional pertama kalinya pekan depan.

Pimpinan bandara Terry Snow secara resmi meresmikan areal tersebut Jumat (16/9/2016) pagi dan menyatakan percaya bahwa ibukota Australia itu siap mendapatkan kembali status bandara "internasional".

"Kami pernah menamakan diri Bandara Internasional Canberra namun kami ditertawai sehingga kami menghilangkan internasionalnya," ujarnya berkelakar.

"Kami hanya menyebut diri sebagai Bandara Canberra. Namun mungkin sekarang kami akan memasukkan internasionalnya kembali," tambahnya.

7851980-3x4-700x933.jpg
Anjing pelacak Australian Border Force bersiap-siap menjalankan tugasnya terkait pembukaan jalur internasional di Bandara Canberra. (Foto: ABC News/Jesse Dorsett)

Dalam kesepakatan yang menurut Terry Snow memerlukan waktu lebih dari 18 tahun, maskapai Singapore Airlines akan menghubungkan Canberra dengan Changi Airport begitu juga dengan Wellington di Selandia Baru, empat kali setahun.

Pihak bandara melakukan pembicaraan untuk tambahan penerbangan dengan maskapai berbiaya murah di Asia.

"Bandara ini berada pada seperempat kapasitas. Saya takkan pernah melihat bandara ini dipergunakan seluruhnya," kata Snow.

Sejumlah tamu penting hadir dalam peresmian termasuk Menteri Perhubungan Darren Chester, yang menyatakan kekagumannya dengan terminal baru bandara itu.

"Saya terkesima ketika jalan naik ke atas pagi ini," katanya di depan hadirin.

"Saya kira akan melihat terminal lama yang sama dengan yang saya lihat di berbagai bandara seluruh dunia. Dengan kursi tua bolong-bolong," ujarnya.

"Namun harus saya akui, ini adalah fasilitas yang bercitarasa," tambahnya.

Diterbitkan Pukul 15:30 AEST 16 September 2016 oleh Farid M. Ibrahim dari artikel berbahasa Inggris di sini.