ABC

Australia Rugi $29 Miliar Jika Membeli Kapal Selam dari Asing

Dewan Pengembangan Ekonomi Australia Selatan mengatakan perekonomian Australia berpotensi merugi $29 miliar jika armada kapal selam baru Angkatan Laut Australia dibangun di luar negeri, 

 

Laporan ini diteritkan menjelang digelarnya penyelidikan oleh Senat ke galangan kapal Angkatan Laut yang akan diselenggarakan di Adelaide besok. 
 
Laporan ini mengklaim anggaran yang setara dengan upah kerja 140.000  orang warga Australia selama lebih dari 40 tahun kerja akan hilang jika kapal selam tersebut dibangun di lepas pantai. 
 
Sebaliknya laporan itu menyatakan perekonomian nasional Australia justru akan mendapat suntikan lebih dari $20 miliar jika kapal selam itu mereka dibangun secara lokal. 
 
Ketua Dewan Pengembangan Ekonomi Australia Selatan,  Raymond Spencer mengatakan lembaganya telah mempelajari harga per satuan kapal selam itu di masa lalu.
 
"Kita prihatin kalau keputusan yang diambil pemerintah tidak melalui analisis yang kuat mengenai dampak dari kesepakatan pembelian alutsista ini terhadap perekonomian nasional dan negara bagian Australia Barat," menurutnya.

"Kami merasa rencana itu perlu meninjau ulang dampak jangka panjang dari kesepakatan itu, tidak hanya sepintas saja," katanya.

Dilaporkan Pemerintah Federal dalam beberapa bulan terakhir mundur dari janji untuk terus membangun kapal selam di Adelaide dan dilaporkan sedang di ambang penandatanganan kesepakatan untuk membeli 10 kapal selam kelas- Soryu dari Jepang. 
 
"Mengimpor generasi kapal selam Australia berikutnya ini akan benar-benar menjadi kekeliruan ekonomi, bukan hanya untuk Australia Selatan tetapi untuk Australia," kata Spencer. 
 
Menteri Industri Pertahanan Australia Barat,  Martin Hamilton-Smith dijadwalkan akan memberikan pernyataan sebelum muncul dalam forum penyelidikan Senat besok. 
 
"Dari laporan ekonomi saat ini, sudah cukup jelas kita tidak akan dapat menghemat uang, kita justru akan kehilangan uang," katanya. 
 
Smith berharap pemerintah federal menunda kesepakatan pembelian kapal selam itu hingga tahun depan.