ABC

Australia Kini Kembangkan Sawah Padi Liar

Sebenarnya pembicaraan mengenai potensi padi di Australia utara berlangsung sudah lama, namun upaya bidudaya secara komersial belum pernah dilakukan.

Sawah Padi Liar di Darwin:

  • Charles Darwin University akan mengujicoba persawahan padi liar
  • Harga padi varietas asli Australia ini masuk kategori premium
  • Peneliti akan membudidayakan padi ini dengan penutup agar menghindari gangguan burung

Hal itu kini akan terwujud melalui ujicoba budidaya padi liar di areal persawahan di pinggira Kota Darwin, yang akan dimulai beberapa bulan mendatang.

Pemerintah Australia mengucurkan dana sekitar $AUD 1,8 juta (sekitar Rp 18 miliar) ke pihak Charles Darwin University (CDU) untuk mengembangkan industri beras varitas asli yang dikenal juga sebagai padi liar.

Menurut Dr Sean Bellairs dari CDU, setelah bertahun-tahun mempelajari varietas beras asli, pembudidayaannya merupakan suatu kemajuan besar

"Kita memiliki latar belakang yang baik dalam hal ekologi beras asli," kata Dr Bellairs.

Dijelaskan, pihaknya telah meneliti kandungan nutrisi varietas padi liar ini sangat menarik dan unik.

"Tapi kita tidak memiliki informasi tentang agronomi varietas itu. Misalnya berapa banyak pupuk yang harus diberikan untuk memaksimalkan hasil budidaya? Harus ditanam dalam kondisi seperti apa? Bagaimana cara panen terbaik?" ujarnya.

Pihaknya meneliti semua aspek agronomi ini sebelum mengembangkannya secara komersial.

Australian native rice
Australia memiliki empat varietas padi asli yang biasa juga disebut padi liar.

ABC: Caddie Brain

Dr Bellairs menjelaskan ujicoba penanaman padi akan dilakukan di lokasi persawahan ujicoba milik pemerintah setempat serta di lahan milik penduduk Aborijin di dekat bendungan Fogg.

Bendungan Fogg yang dibangun tahun 1950-an untuk produksi padi di Australia menjadi terkenal karena saat itu terjadi kegagalan produksi.

Di sekitar bendungan itu, katanya, saat ini banyak tumbuh padi liar yang digunakan untuk keperluan penelitian mereka.

Dr Bellairs mengatakan beras varietas asli, dengan kualitas unik dan warna berbeda, akan berharga mahal.

"Beras ini adalah biji-bijian kuno, produk unik yang memiliki makna budaya bagi Australia Utara," katanya.

"Ini tidak sama dengan beras biasa yang dijual kiloan di supermarket, tetapi akan dipaket kecil 100 gram dengan nilai sama dengan beras biasa 2 kilogram," jelasnya.

Badan Pembangunan Australia Utara yang secara terpisah juga melaksanakan proyek budidaya beras asli, menyatakan potensi produksinya lebih dari 1 juta ton setiap tahun.

Grains of red, native rice
Varietas padi liar hasil ujicoba budidaya di pinggiran Kota Darwin.

ABC Rural: Matt Brann

Sebelumnya, salah satu faktor kegagalan budidaya padi di Australia Utara adalah serangan hama burung.

Dr. Bellairs mengatakan beras asli merupakan sumber makanan penting bagi burung khas magpie. Sehingga, persawahan yang dikembangkan harus dilengkapi penutup untuk mencegah serangan hama burung.

Paket-paket beras ukuran 100 gram dari ujicoba budidaya ini telah dipasarkan dengan harga sekitar $AUD 10 (Rp 100 ribu).

Dr Bellairs menjelaskan, beras asli juga tahan terhadap wabah jamur, yang sebelumnya pernah memusnahkan industri perberasan pada tahun 2011.

Simak berita menarik lainnya dari ABC Indonesia.