ABC

Australia Dianggap Tujuan Investasi Energi Terbarukan Yang Menarik

Sejumlah pakar investasi mengatakan, Australia dengan cepat menjadi destinasi atau tujuan yang menarik untuk investasi baterai dan energi terbarukan berskala besar, yang seharusnya menurunkan biaya gas dan listrik bagi rumah tangga.

Poin utama:

  • Elon Musk membangun baterai sebesar 100 megawatt di Australia Selatan
  • Pembangkit tenaga surya Port Augusta diminta memasok seluruh energi yang dibutuhkan Pemerintah Australia Selatan begitu pembangkit itu beroperasi
  • Perusahaan listrik asal Perancis membangun sistem penyimpanan energi yang bahkan lebih besar di ujung utara Queensland

Baterai terkuat kedua di dunia bisa dibangun di ujung utara Australia sebagai bagian dari rencana untuk memproduksi lebih banyak energi terbarukan di Wilayah Utara Australia (NT), menyusul instalasi baterai berdaya 100 megawatt milik milyuner Elon Musk di negara bagian Australia Selatan.

Dewan Iklim Australia menyebut langkah itu sebagai sumber investasi energi terbarukan.

"Saya kira kami akan melihat lonjakan dalan penyimpanan baterai dan juga termal tenaga surya dalam satu dekade mendatang, kami mulai melihat hal itu terjadi di Australia Selatan," kata Andrew Stock dari Dewan Iklim Australia.

Elon Musk menarik perhatian banyak media ketika ia mengumumkan rencananya untuk membangun baterai berdaya 100 megawatt di Australia Selatan.

Stock mengatakan, kesuksesan itu, ditambah dengan dukungan Pemerintah Negara Bagian, telah menarik perhatian komunitas investasi global.

Pembangkit listrik tenaga surya 'Aurora' yang didesain di Amerika telah diminta untuk memasok seluruh energi yang dibutuhkan Pemerintah Australia Selatan begitu mereka beroperasi.

Di Queensland, perusahaan listrik asal Perancis -yang bermitra dengan Tesla di Australia Selatan -telah mulai membangun sistem penyimpanan energi yang bahkan lebih besar di ujung utara negara bagian itu.

"Apa yang akan kita lihat adalah lingkaran hebat yang terjalin antara biaya energi terbarukan yang lebih murah, biaya penyimpanan baterai yang lebih rendah, itu semua akan mendorong satu sama lain," kata Stock.

Stock mengatakan, negara-negara bagian-lah yang mengambil inisiatif untuk memajukan investasi energi terbarukan.

"Kami melihat, negara-negara bagian secara efektif memimpin serangkaian investasi itu dan investasi swasta akan menyusul, karena mereka melihat peluang dan karena itulah mereka di sana untuk mengisi celah," utaranya.

Investor asing beri kesempatan Australia

Ekonom independen, Warren Hogan, mengatakan, krisis energi yang terpublikasi dengan baik, dan tingginya biaya gas dan listrik telah membuat industri energi terbarukan Australia menjadi jauh lebih menarik bagi perusahaan asing.

"Kuncinya mungkin tarif listrik dan energi di pasar domestik dinaikkan dan tetap begitu keadaannya selama beberapa tahun terakhir," kata Hogan.

"Jadi itu yang membuat ekonomi dari sejumlah investasi modal besar ini lebih menguntungkan dan mereka adalah pengeluaran modal awal yang besar."

Hogan mengatakan, kondisi politik dari perubahan iklim juga bergeser, cukup meyakinkan para investor asing untuk memberi Australia kesempatan.

"Ada dukungan kuat terhadap sumber energi tradisional, seperti batubara dan gas, di dalam Pemerintahan Federal saat ini -tapi bahkan di beberapa bagian Pemerintahan, anda melihat dukungan ketika energi terbarukan muncul," jelasnya.

"Itu didukung oleh kebijakan dan dukungan, khususnya dari pemerintah negara bagian."

Hogan mengatakan, investasi ini cukup besar untuk memiliki dampam panjang terhadap pasar energi Australia.

"Ini adalah perubahan besar dalam pasar energi domestik," sebutnya.

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.