ABC

ASIO: Visa Untuk Pengungsi “Bukan Diperlambat’ Tapi “Prioritas Rendah”

Dinas intelejen dalam negeri Australia (ASIO) telah membantah bahwa mereka memperlambat proses pengecekan visa bagi para pencari suaka, namun mengakui bahwa visa mereka masuk dalam kategori 'prioritas rendah'.

Sebuah dokumen yang berasal dari tahun 2013 sebelumnya sudah menunjukkan bahwa Departemen Imigrasi Australia telah meminta ASIO untuk menunda pengecekan keamanan bagi para pencari suaka yang tiba dengan kapal.

Dengan adanya penundaan tersebut, maka batas waktu bagi perlindungan permanen yang bisa diberikan kepada para pencari suaka itu akan terlewati.

Dalam dengar pendapat dengan Senat Australia, Direktur Jendral ASIO Duncan Lewis mengatakan bahwa permintaan seperti itu bukanlah hal yan aneh.

"Kami memang menerima surat dari Sekretaris Departemen (Imigrasi) .. ini bukan hal yang aneh."

Permintaan itu kepada ASIO adalah untuk memproses para pencari suaka yang datang dengan kapal sebagai prioritas terakhir.

Dalam sidang tersebut, Senator dari Partai Hijau Nick McKim kemudian mencecar Duncan Lewis dengan pertanyaan apakah karena itu Australia menghalangi para pencari suaka ini mendapatkan keadilan.

"Anda mengatakan bahwa prosesnya diperlambat, saya mengatakan bahwa mereka berada dalam prioritas rendah." kata Lewis kepada para anggota Senat.

"Saya tidak menerima pendapat bahwa mereka dihalangi mendapatkan keadilan."

"Jadi sepanjang ini tidak berdampak pada tanggung jawab utama kami, maka kami akan mengikuti garis kebijakan tersebut."

Scott Morrison menjadi Menteri Imigrasi Australia di tahun 2013
Scott Morrison menjadi Menteri Imigrasi Australia di tahun 2013.

AAP: Lukas Coch

Namun menurut Duncan Lewis sebelum mengikuti apa yang diminta oleh Departemen Imigrasi, ASIO akan terlebih dahulu mengecek beberapa kasus, dan memprioritaskan kasus yang mungkin akan mengancam komunitas.

"Poin pentignya adalaha ASIO tidak akan, sekarang dan juga di masa lalu dipengaruhi dalam tugas kami guna memastikan keamanan seluruh warga Australia." kata Lewis.

Di akhir tahun 2013, Menteri Imigrasi Australia ketika itu Scott Morrison dengan tergesa-gesa mengusulkan perubahan dimana pencari suaka yang datang menggunakan kapal tidak akan mendapatkan perlindungan permanen di Australia.

Menurut Cabinet Files, dokumen bocoran yang sempat diperoleh ABC sebelum dikembalikan ke pemerintah beberapa pekan lalu, Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan ketika itu memberi saran kepada Morrison bahwa sekitar 700 pencari suaka 'harus' mendapatkan perlindungan permanen sesuai dengan aturan yang berlaku saat itu.

Morrison sebagai menteri ketika itu menjadi khawatir dengan kemungkinan tersebut dan kemudian meminta angka pasti dan juga pendapat apakah dia bisa mengusulkan adanya visa yang lain.

Departemen Imigrasi kemudian mengusulkan 'beberapa strategi untuk mengatasi masalah tersebut' dan Morrison menyetujuinya.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini