ABC

Anzac Day: 40 Tentara Australia yang Terlupakan

Sekitar 40 digger, istilah yang merujuk pada tentara Australia dan Selandia Baru di Perang Dunia I, dilupakan oleh buku-buku sejarah, menurut seorang sejarawan militer. Ia berharap penelitiannya akan dapat mengungkapkannya.

Kandidat PhD dari Charles Darwin University, Norman Cramp, percaya bahwa ia telah menemukan puluhan tentara asal Kawasan Australia Utara yang terdaftar terlibat pada Perang Dunia I.

"Sebagian besar penelitian ini adalah mengisi kekosongan dalam sejarah Kawasan Australia Utara yang tidak kami miliki, menurut saya, catatan akurat soal tentara yang berperang," kata Norman, yang juga direktur dari Darwin Military Museum.

"Merasa beruntung saat mengatakan, 'ya, saya baru saja menemukan seseorang yang tidak diperingati selama 100 tahun'."

Terdaftar di tempat lain

Sampai sekarang telah diketahui ada sekitar 360 tentara dari Kawasan Australia Utara yang bertugas.

Penelitian Norman masih pada tahap awal, namun sejarawan percaya ia telah menemukan 40 pria lainnya, kebanyakan dari mereka lahir di Kawasan Australia Utara, tapi terdaftar di tempat lain.

Norman Cramp
Norman Cramp berharap hasil penelitiannya akan mengungkap 40 tentang Perang Dunia I

ABC News: Mitch Woolnough

"Mereka pergi ke [Australia] selatan untuk mendaftar, ke Adelaide," jelasnya.

"Catatan yang disimpan di sini pada umumnya disimpan oleh suratkabar Territory Times and Gazette, tapi terpusat pada Kawasan Australia Utara."

Norman telah menggunakan Arsip Nasional Nasional Australia untuk menemukan orang-orang yang hilang. Namun, ia mengatakan banyak nama tentara yang terlupakan telah ditemukan dalam daftar Alice Springs RSL.

"Saya tidak pernah lihat satu pun dari nama-nama itu ada di penelitian lain yang pernah dimuat," katanya.

Tak tahu apa yang mereka tunggu

Salah satu dari tentara asal Alice Springs, adalah Harry Havelett, yang meninggal di kawasan Western Front.

"Tapi saya rasa namanya tidak tertulis dalam peringatan di Kawasan Australia Utara, dan itu sendiri cukup menyedihkan," kata Norman.

Presiden RSL di Darwin, Don Milford, veteran Perang Vietnam, mengatakan mencatat nama-nama tentara dari Kawasan Australia Utara merupakan tantangan selama perang.

"Tidak ada pusat pendaftaran di Kawasan Australia Utara untuk Perang Dunia I, dan orang-orang harus pergi ke Australia Selatan, atau dengan kapal ke Queensland atau Australia Barat," katanya.

Missing World War 1 NT diggers uncovered
Harry Havelett, tentara dari Kawasan Australia Utara yang meninggal.

Supplied: Australian War Memorial

"Anak-anak muda ini sama sekali tidak tahu. Ini sebuah petualangan besar, dan Gallipoli sangat tangguh dan sulit, dan 8.000 tentara yang kehilangan nyawa di sana sangat tragis."

Norman berharap pada peringatan-peringatan di tahun-tahun mendatang, nama-nama tentara yang terlupakan akan diingat

"Mungkin saat kita menyelesaikan penelitian ini dan jika kita menemukan lebih banyak tentara yang kehilangan nyawa, maka kita harus mendekati RSL atau Pemerintah Kawasan Australia Utara (NT) dan mengatakan, 'maukah Anda mendanai prasasti itu?'" katanya.

Diterbitkan oleh Erwin Renaldi pada 25/04/2017 pukul 16:25 AEST dari artikel berbahasa Inggris, bisa dibaca di sini.