ABC

Anak Perempuan Tewas Karena Flu di Melbourne

Seorang anak perempuan berusia delapan tahun meninggal dan menjadi korban terbaru wabah flu yang sedang merebak di negara bagian Victoria (Australia).

Pihak berwenang mengatakan anak perempuan tersebut meninggal di Rumah Sakit Angliss di Upper Ferntree Gully di Melbourne Timur hari Jumat.

Awal bulan ini, delapan orang meninggal setelah wabah flu merebak di fasilitas rumah perawatan lansia di St John's Retiremen Village, di Wangaratta, sekitar 250 km dari Melbourne.

Warga lansia yang meninggal usianya berkisar antara 70 sampai 94 tahun, dan memiliki kondisi kesehatan lain yang membuat mereka rentan.

Tahun ini saja sudah ada sekitar 13 ribu kasus flu di Victoria, peningkatan dua kali lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

Menteri Kesehatan Victoria Hill Hennessy mengatakan tahun ini adalah musim flu yang parah.

"Apa yang terjadi adalah siapa saja bisa terkena flu. Bisa mengenai orang tua, dan juga anak-anak, bisa menyerang orang yang sehat maupun mereka yang kurang sehat, dan kita semua harus segera meminta pertolongan kesehatan." katanya.

"Masih belum terlambat untuk mendapat vaksinasi."

"Jangan meremehkan bahwa penyakit influenza ini bisa sangat mematikan."

Beberapa rumah sakti swasta di Victoria sekarang akan menerima pasien flu yang biasanya bisa ditangani oleh rumah sakit pemerintah.

Hennessy mengumumkan di akhir pekan bahwa pemerintah akan membayar pasien yang dibawa oleh ambulans ke rumah sakit swasta seperti Cabrini dan Epworth di Melbourne, dan juga St John of God di Geelong.

Menteri Kesehatan Hennessy akan bertemu dengan pihak berwenang lain untuk mendiskusikan masalah flu yang diduga masih belum mencapai titik puncaknya di Victoria tahun ini.

Diterjemahkan pukul 15:15 AEST 18/9/2017 oleh Sastra Wijaya dan simak beritanya dalam bahasa Inggris di sini