ABC

Alat Kurang Steril, Dokter Gigi Praktek Dibawah Pengawasan

Seorang dokter gigi di Sydney hanya diijinkan berpraktek dibawah pengawasan, setelah hampir 1.000 pasiennya berpotensi terkena HIV dan virus lain, termasuk hepatitis B dan C, saat dirawat di dua klinik gigi di seluruh kota.

Penyelidikan dilakukan setelah seorang pasien mengadu ke dewan dokter gigi mengenai dokter Nuha Kamil yang menjalankan klinik gigi di jalan  Castlereagh di pusat bisnis Sydney dan juga di Utara Sydney.

Penyelidikan ini menemukan sejumlah  masalah terkait pengawasan infeksi dan juga masalah kebersihan dan sterilisasai peralatan gigi yang digunakan  di  klinik  tersebut.

Dari temuan ini otoritas kesehatan di  Sydney mengirimkan surat kepada 980 orang bulan ini yang berisi peringatkan kalau mereka berpotensi terpapar virus yang ditularkan lewat darah seperti HIV, Hepatitis B dan C  saat melakukan perawatan gigi di dua klinik tersebut dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Namun Doctor Vicky Sheppeard dari otoritas kesehatan New South Wales mengatakan peluang resiko infeksi itu sangat rendah.

"Ini hanya sekedar tindakan pencegahan, kita belum mendapat laporan kalau ada orang yang telah terkena infeksi dari klinik tersebut," katanya.

Dia mengatakan dewan gigi akan memutuskan tindakan apa yang akan diambil terhadap dokter gigi yang dilaporakan.