ABC

Alami Benturan, Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia

Kiper kesebelasan Persela Lamongan Choirul Huda meninggal dunia setelah mengalami benturan keras dengan rekan setimnya saat pertandingan melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10/2017) sore.

Choirul (38) merupakan pemain veteran di Persela, yang memulai debutnya pada tahun 1999 dan dipuji para pendukungan sebagai pahlawan klub.

Dalam kejadian itu, dia berlari keluar area gawangnya untuk mengejar bola lepas, namun bertabrakan dengan rekan setimnya Ramon Rodrigues.

Tabrakan itu menunjukkan kaki Rodrigues membentur wajah Choirul. Dia awalnya coba bangkit, kemudian memegang mulutnya dan kembali terjatuh dengan wajah terlebih dahulu.

Petugas paramedis langsung bergegas menolongnya, membawa dia ke tandu dan memberikan bantuan oksigen. Dia menderita luka parah di dada dan rahangnya.

Menurut keterangan dokter, dia dilarikan ke rumahsakit, namun dinyatakan meninggal tak lama setelah tiba.

Skip Instagram Post

FireFox NVDA users - To access the following content, press 'M' to enter the iFrame.

INSTAGRAM: Persela tweets SELAMAT JALAN CAP CHOIRUL HUDA THE REAL LEGEND OF PERSELA

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di website klub tersebut, dr. Yudistiro Andri Nugroho menjelaskan bahwa Choirul mengalami "dampak pada dada dan rahang bawah", dan analisa awal menyatakan adanya "kemungkinan trauma kepala dan trauma leher".

Sementara dia dilarikan ke rumahsakit, pertandingan tersebut terus berlanjut, dan akhirnya Persela mengalahkan Semen Padang 2-0.

Manajer Persela Aji Santoso memastikan setelah pertandingan bahwa Choirul telah meninggal dunia.

"Semua pemain menyelesaikan pertandingan dan langsung ke rumahsakit, dan disampaikan bahwa Choirul Huda telah meninggal," katanya.

"Kepergian Choirul Huda sangat menyakitkan kami semua. Kita tidak sempat menemui dokter, hanya melihat mayatnya," katanya.

Dr Nugroho mengatakan benturan tersebut membuat Huda tidak dapat bernafas, sehingga menyebabkan serangan jantung.

Pihak Persela mengatakan ribuan penggemar menghadiri perkabungan bagi legenda klub tersebut, yang telah tampil dalam 503 pertandingan untuk klub berjuluk Laskar Joko Tingkir.

"Terimakasih atas dedikasi dan inspirasi tanpa henti untuk Persela, Lamongan dan sepakbola Indonesia," kata klub tersebut dalam postingan di Instagram.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.