ABC

Agenda Wisata Berburu Buaya Kembali Dibahas Parlemen Federal

Wacana pengembangan industri wisata berburu buaya di Northern Territory kembali dibahas setelah sempat terjadi perpecahan suara di koalisi federal terkait rencana kebijakan melarang impor kepala singa yang diawetkan dari Afrika.

Perselisihan didalam partai koalisi federal akhirnya diselesaikan dengan terbitnya jaminan dari Menteri Lingkungan, Greg Hunt tidak akan membatalkan hak perburuan didalam negeri untuk spesies satwa yang tidak terancam dan akan memperbaharui aturan mengenai  arena menembak Anzac riffle range yang terdapat di Malabar Headland, Sydney.

Penyelesaian perselisihan ini juga membuka pintu bagi Partai Nasional untuk membuka kembali wacana aturan dibolehkannya perburuan wisata terhadap sejumlah spesies buaya di Australia.

Saat ini Northern Territory hanya diizinkan melakukan perburuan terhadap 600 ekor buaya saja setiap tahunnya, namun perburuan wisata terhadap buaya tetap dilarang.

Partai Nasional meyakini dengan dibolehkannya komunitas pribumi untuk diberikan izin perburuan wisata tidak lebih dari 25 kali dalam setahun akan mampu memberikan mereka pendapatan yang sangat dibutukan dan banyak komunitas pribumi Aborigin yang menanyakan hak mereka tersebut selama bertahun-tahun.

Hunt mengatakan pemerintah Commonwealth akan menempuh semua upaya yang ada agar dibolehkannya kembali perburuan wisata di Australia dengan tetap mempertahankan posisinya terhadap perburuan kaleng.

Meski demikian, mengingat sebelumnya telah ada kesepakatan pengelolaan linkungan antara Pemerintahan Abbott dengan Northern Territory, tampaknya tidak banyak yang bisa dilakukan Menteri Hunt untuk menghentikan wacana perburuan wisata buaya tersebut.

Senator nasional  dari Victoria, Bridget McKenzie mengatakan aturan itu telah menstigma para pemburu.

"Saya ini pemburu, saya penembak dan saya bangga dengan fakta itu. begitu juga saya bangga dengan orang-orang yang pergi berburu dan menembak dengan saya,"

Dia meyakini kesempatan mengembangkan ekonomi Northern Terirori lewat wisata perburuan telah disia-siakan.

"Saya kira ada banyak kesempatan yang bagus sekali didalam negeri Australia untuk mengembangkan industri perburuan wisata,'katanya.

Perselisihan itu sendiri mencuat diantara anggota parlemen dari partai koalisi federal yakni Partai National dan Partai Liberal dua pekan setelah Menteri Lingkungan Greg Hunt mengumumkan dirinya akan "mengambil tindakan tegas untuk melindungi singa Afrika dari praktek barbar yang disebut 'canned hunt'' dengan melarang impor dan ekspor piala dari perburuan semacam itu.

 
Canned hunt atau perburuan kaleng adalah istilah untuk perburuan dimana singa yang menjadi sasaran perburuan terlebih dahulu dibesarkan di penangkaran hanya untuk satu tujuan tunggal yakni dibunuh oleh pemburu trofi yang harus membayar mahal untuk perburuan tersebut.
 
Hunt mengatakan dirinya akan mengenakan denda sebesar $170.000 untuk membawa bagian tubuh singa dari perburuan kaleng itu ke Australia bagi kalangan individu dan $ 850.000 untuk perusahaan.


Sejumlah anggota parlemen dari Partai Nasional marah karena merasa mereka tidak dimintai pendapat terlebih dahulu mengenai keputusan tersebut, bahkan meskipun mereka mengaku turut mengecam perburuan kaleng seperti itu. Mereka menilai Greg Hunt telah mengancam seluruh pemburu dengan aturannya tersebut.

Hunt tidak menolak adanya pertentangan internal di kalangan partai koalisi dan mengatakan itu contoh yang bagus bagaimana menyelesaikan perselisihan dengan cara yang kooperatif.

Dia mengatakan pelarangan perburuan kaleng adalah sesuatu yang saya yakini secara mendalam dan personal dan saya ingin melakukan kebijakan ini dalam pengawasan saya,'

"Saya mengapresiasi jika ada pihak lain yang memiliki pandangan berbeda tapi kita akan menyelesaikan perbedaan itu secara bersama-sama sehingga dapat melahirkan sebuah kesepakatan nantinya,"

Backbencher dari Partai Liberal, Jason Wood kencang mendesak pelarangan ini.

"Australia saat ini sedang mempelopori gugatan perlindungan terhadap singa Afrika dan saya tidak ragun kalau negara-negara lain juga akan mendukung gugatan ini," kata Wood.