ABC

600 Chef Dunia Bantu Korban Gempa Italia

Chef Australia keturunan Italia bergabung dengan rekan-rekan mereka di seluruh dunia untuk mengumpulkan uang dalam upaya bantuan gempa di Italia.

Meski berada lebih dari 14.000 kilometer jauhnya di Australia, Giovanni Pilu -chef terkemuka di Sydney dan pemilik restoran ‘Pilu’ di wilayah Freshwate, pantai utara -merasakan derita rekannya menghitung korban gempa Italia, dan memutuskan untuk bertindak.
Korban tewas gempa yang melanda Italia utara ini mencapai 250 jiwa dan menghancurkan kota Amatrice, tapi pihak berwenang percaya, lebih banyak jasad tetap terkubur.
Gempa susulan masih dirasakan dan para pekerja penyelamat terhambat ketika berupaya menyelamatkan setiap korban selamat yang tersisa.
Giovanni mengatakan, laporan dari zona gempa sangat menyentuh hatinya.
"Walikota Amatrice sedang berbicara ... dan ia tak bisa mengeluarkan kata-kata karena ia menangis kencang," tuturnya.

Ia memutuskan untuk berbuat sesuatu demi membantu mengumpulkan uang bagi upaya pemulihan.

Pasta Amatriciana yang populer berasal dari Amatrice
"Amatrice sebenarnya sebuah kota yang merupakan asal dari salah satu hidangan pasta paling terkenal dan itu pasta Amatriciana," sebutnya.
Ia menjelaskan, "Kami memutuskan untuk membuat pasta Amatriciana dan kemudian meletakkannya di menu sebagai pelengkap dan kemudian kami akan memberikan sebagian dari hasil penjualan kepada Palang Merah di Italia.”

Australian Italian chef Giovanni Pilu
Chef Giovanni Pilu dan istrinya serta mitra bisnis mereka, Marilyn Annecchini, tengah menggalang dana bagi korban gempa Italia.

Supplied: Giovanni Pilu


Pengunjung restoran juga akan diberikan kesempatan untuk memberi sumbangan langsung.
Giovanni meminta bantuan jaringan chef Italia ternama termasuk Alessandro Pavoni dari restoran Via Alta, Gabriele Taedducci dari Osteria Balla Manfredi dan pemilik resto A Tavola -chef Eugenio Maiale.
"Kami semua adalah bagian dari CITRA - yang kepanjangannya Dewan Restoran Italia di Australia -dan mereka semua benar-benar setuju untuk melakukan sesuatu secara langsung," sebutnya.
"Apapun yang saya katakan akan membantu tapi semua chef benar-benar terlibat dengan proyek itu," sambungnya.
Giovanni dan rekan-rekannya kini berada di antara 600 koki di seluruh dunia yang menyiapkan makanan untuk mengumpulkan uang bagi korban gempa.
"Apapun yang bisa kami lakukan untuk membantu bahkan ketika kami begitu jauh sekalipun, saya pikir ini akan menjadi baik -jadi kami akan melakukan sebanyak yang kami bisa," utaranya.

Diterjemahkan pada pukul 22:30 Wib, 28/08/2016, oleh Nurina Savitri. Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.