ABC

20 Ribuan Warga Australia Kini Bermukim di Singapura

Sekitar 20an ribu warga Australia kini bermukim di Singapura. Banyak di antaranya yang memilih tinggal di negara pulau ini karena pertimbangan karir dan bisnis. Inilah salah satu pasangan asal Australia yang justru mengaku banyak kelebihannya tinggal di Singapura dibanding di Australia sendiri.

Singapura termasuk salah satu kota di dunia dengan rasio jumlah jutawan perkapita sangat tinggi.

Pasangan ekspatriat Trish dan Nathan Cowen langsung mengambil kesempatan bermukim di sana saat Nathan mendapat tawaran posisi baru di sebuah perusahaan multinasional.

Bersama anak mereka yang berusia 5 tahun, mereka mendapati bahwa negara kota tersebut membuka banyak peluang untuk memadukan gaya hidup dan kewirausahaan.

“Banyak manfaatnya bermukim di sini, serasa menempuh petualangan besar," kata Trish.

“Perjalanan memuaskan, pajak lebih baik dibanding di Australia, Bahkan kami memiliki pembantu di rumah - banyak orang lain juga memiliki. Banyak hal yang justru tidak kami dapatkan di Australia," tuturnya.


Gedung pencakar langit di Singapura, Flickr CC: William Cho

Singapura terbilang mahal untuk ditinggali, namun justru di situlah peluangnya. Hal ini yang dilakukan Trish. Ia memulai usaha pakaian dan peralatan rumahtangga.

“Saya bersama dua teman memutuskan memulai usaha ini," ucap Trish.

Dengan potensi pasar sekitar 20an ribu ekspatriat asal Australia di Singapura, Trish melihat peluang pasar bagi merek pakaian dan peralatan rumahtangga.

“Semua orang ingin memiliki barang yang sama yang ada di rumah masing-masing, namun ternyata belum tersedia di sini. Mungkin anda pikir gampang mendapatkannya di Singapura, ternyata tidak," katanya.

“Kami baru jalan beberapa bulan, tapi saya kira kami cukup populer sekarang," ujar Trish.

Salah satu mall kelas atas di Singapura, Flickr CC: William Cho

Meskipun demikian, keluarga Trish dan keluarganya berencana tetap akan balik ke Australia suatu saat kelak.

“Mungkin kami masih akan tinggal dua atau tiga tahun lagi. Hal utama sebenarnya karena faktor pendidikan anak dan kami ingin dia tumbuh sebagai bagian dari masyarakatnya di Australia," katanya.

Cerita Trish dan Nathan ini bisa disimak lebih lanjut di tautan ini episode 4 yang merupakan Program AusBizAsia dari Australia Network.