ABC

10.000 Lapangan Kerja Hilang di Sektor Pertambangan Australia

Industri batubara Australia mengalami penurunan potensi laba, tetapi diperkirakan masih memiliki masa depan yang kuat.

Sekitar sepuluh ribu lahan pekerjaan pertambangan batubara telah hilang dalam dua tahun terakhir, di tengah kebutuhan akan batu bara yang sedang meningkat untuk produksi baja dan pembangkit listrik.

Namun ditengah pertambangan Australia sedang berjuang, sebuah pertambangan baru di negara bagian Queensland sedang dalam proses untuk disetujui, dan disebut-sebut sebagai yang terbesar di Australia.

Lapangan Pekerjaan di Pertambangan di New South Wales Menurun

Serikat penambang batu bara memilih untuk menolak pemotongan gaji sampai 1.000 dolar Australia seminggu di tambang Russell Vale Wollongong Coal, di negara bagian New South Wales. Tak hanya itu ada 45 pekerja yang terancam ditawarkan mengundurkan diri dengan pemberian paket pesanggon, atau redunasi.

Sementara di pertambangan Wongawilli, para pekerja melakukan pemungutan suara untuk menerima pemotongan gaji untuk mencoba untuk mempertahankan pekerjaan mereka.

Situasi terburuk dialami para pekerja di pertambangan batubara di Hunter Valley. 500 pekerjaan di lokasi ini telah dihapus dan dibagikan kepada dua lokasi penambangan lainnya.

Presiden CFMEU, lembaga perserikatan pekerja tambang, kehutanan, dan energi, Peter Jordan mengatakan belum ada kejelasan apakah pembukaan pertambangan baru akan mengubah kondisi upah yang diterima atau tidak.

"Kita masih akan terus bekerja seperti biasanya," ujar Jordan.,

Penurunan harga batu bara di Australia telah menyebabkan 10.000 lapangan pekerjaan hilang (Foto: Josh Bavas, ABC)
 

Berimbas pada pengangguran nasional

"Kita perkirakan sekitar 10.000 lapangan pekerjaan hilang dalam dua tahun terakhir," kata Brendan Pearson dari Dewan Pertambangan dan Mineral Australia.

Harga batu bara memang telah jatuh hingga 50-70 persen pada tahun ini.

Menurut Pearson, jatuhnya harga ini disebabkan meningkatnya pasokan batu bara secara global. Namun di Australia ia beranggapan hal ini pun disebabkan oleh semakin mahalnya pengoperasian pertambangan akibat pajak karbon.

"Semua perusahaan pertambangan mengalami kesulitan sejak pajak karbon diberlakukan," jelasnya. "Sektor pertambangan dalam negeri harus membayar sekitar 800 juta dolar, sementara tak ada satu pun kompetitor dari luar negeri yang membayar pajak karbon."

Masa depan pertambangan masih dianggap baik

Meski melihat kenyataan yang terjadi sekarang ini, masa depan pertambangan batu bara masih dianggap kuat.

Biro Sumber Daya Ekonomi Energi di Australia (BREE) mengatakan ekspor batu bara dari Australia masih akan mencapai 225 miliar dolar untuk lima tahun kedepan. 

Perusahaan batu bara besar yang beroperasi di Australia, diantaranya Glencore, BHP Billiton, Rio Tinto, Anglo American dan Peabody.

Biro ini mencatat Australia mengekpsor 540 juta ton batu bara di tahun 2013, jumlah ini meningkat 501 ton dibandingkan tahun 2012.

Sementara analis pertambangan Andrew Harrington dari Indexys mengatakan jatuhnya harga batu bara mungkin memang tidak terlalu menguntungkan bagi para penambang. Tetapi adanya investasi di bidang infrastruktur telah memudahkan untuk mencari pangsa pasar baru.

"Sebelumnya harga batu bara meningkat karena permintaan yang cukup tinggi dari Cina, saat negara tersebut mengalami booming pada industri konstruksi baja, tetapi tidak memiliki cukup infrastruktur yang baik seperti jalur kereta dan pelabuhan," jelasnya.

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus - See more at: http://australiaplus.com/indonesian/2014-05-19/eksplorasi-gas-akan-dimulai-di-kawasan-perternakan-australia-utara/1313180#sthash.fssRYNMm.dpuf

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus

Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus - See more at: http://australiaplus.com/indonesian/2014-05-19/australia-alami-kelangkaan-apel-harga-jadi-naik/1313218#sthash.HbC0zd9t.dpuf
Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus - See more at: http://australiaplus.com/indonesian/2014-05-19/australia-alami-kelangkaan-apel-harga-jadi-naik/1313218#sthash.HbC0zd9t.dpuf
Ikuti Kompetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia - Klik tautan berikut: https://apps.facebook.com/australiaplus - See more at: http://australiaplus.com/indonesian/2014-05-19/australia-alami-kelangkaan-apel-harga-jadi-naik/1313218#sthash.HbC0zd9t.dpuf