ABC

Tutupi Sumber Dana, 3 Politisi Australia Diperiksa Komisi Anti Korupsi

Komisi Anti Korupsi Australia (ICAC) memeriksa tiga politisi di negara bagian New South Wales dengan tuduhan menutup-nutupi sumber pendanaan politik mereka selama periode 2009-2012.

Ketiga anggota parlemen NSW ini adalah Chris Hartcher, Darren Webber dan Chris Spence, kesemuanya dari daerah pemilihan Central Coast, dituduh menerima donasi politik dengan imbalan tertentu.

Namun di tengah penyelidikan ICAC itu, seorang anggota parlemen lainnya Marie Ficarra, turut disebut-sebut terlibat dalam kasus ini. Ficarra telah menyatakan mundur sementara dari posisinya selama pemeriksaan ICAC.

Penyelidikan ICAC resmi dimulai Senin (28/4/2014). Diduga, sebuah perusahaan bernama Eightbyfive sengaja dibentuk untuk menampung alieran dana haram bagi mendukung biaya politik para anggota parlemen.

Diduga, salah satu penyumbang ke perusahaan itu adalah pengusaha pengembang perumahan yang sebelumnya telah dilarang memberikan sumbangan politik di negara bagian NSW.

Menurut Geoffrey Watson dari ICAC, bukti-bukti menunjukkan Ficarra terlibat dalam kasus ini.

"Marie Ficarra menerima donasi pengusaha properti Tony Merhi, padahal tahu Merhi termasuk individu yang telah dilarang memberi sumbangan politik di NSW," katanya.

Juru bicara Ficarra membantah tuduhan tersebut.

Selain dari Mehri, perusahaan Eightbyfive juga diduga menerima donasi dari perusahaan Australia Water Holdings (AWH), yang juga diperiksa ICAC secara terpisah dalam kasus korupsi. AWH diduga menyumbang $183 ribu (Rp 1,8 miliar lebih) kepada Eightbyfive.

Geoffrey Watson SC dari ICAC menjelaskan, penyelidikan ini akan membongkar pelanggaran sistemik aturan pendanaan politik di NSW.

Saksi-saksi yang akan dihadirkan meliputi pengusaha tambang, anggota parlemen, dan pengusaha properti.