ABC

Australia Kembangkan Aplikasi untuk Monitor Polusi Suara

Sebuah aplikasi smartphone baru, yang dikembangkan oleh sejumlah ilmuwan Australia, mampu memonitor dan memetakan suara bising di perkotaan.

Suara bising, atau polusi suara, disebut-sebut sebagai salah satu penyebab stress, karena bisa menyebabkan gangguan tidur, gangguan psikologis, bahkan gangguan pendengaran.

 

Aplikasi bernama Ear-Phone  ini dibuat oleh para peniliti dari lembaga penelitian Australia, CSIRO dan University of New South Wales. Ujicoba aplikasi ini dilakukan di jalan-jalan di Brisbane, Australia.

 

Menurut Dr. Rajib Rana, salah satu anggota tim peneliti tersebut, aplikasi Ear-Phone menggunakan teknologi dan sensor yang sudah ada di berbagai jenis smartphone, contohnya teknologi yang bisa menunjukkan lokasi dan waktu.

Cara kerja aplikasi ini adalah dengan cara mengumpulkan sampel suara saat pengguna ponsel berada di luar ruangan. Data ini kemudian diperkaya dengan data dari Global Positioning System, atau GPS, kemudian diunggah ke pusat data.

"Pembacaan GPS digunakan untuk menentukan ada atau tidaknya gerakan di bawah 6 kilometer per jam, yang merupakan kecepatan rata-rata seseorang saat berjalan, dan sinyal GPS valid berarti orang tersebut berada di luar ruangan,” jelas Rana.

Agar aplikasi ini bisa berjalan dengan baik, diperlukan partisipasi banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan insentif agar para pengguna ponsel smartphone bersedia turut serta memperkaya pusat data pemetaan polusi suara ini.