Jakarta Fair 2026 Resmi Ditutup, Catat Transaksi Rp8,2 Triliun dan Jutaan Pengunjung
Jakarta – Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama 32 hari di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Pameran multiproduk terbesar di Asia Tenggara ini kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak ekonomi sekaligus destinasi hiburan favorit masyarakat dengan mencatatkan capaian transaksi hingga Rp8,2 triliun dan menarik lebih dari 6 juta pengunjung selama penyelenggaraan.
Kesuksesan Jakarta Fair 2026 menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat terhadap ajang tahunan yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta. Selain menjadi tempat berbelanja berbagai produk unggulan, Jakarta Fair juga menghadirkan hiburan, kuliner, serta ruang promosi bagi pelaku usaha dari berbagai sektor.
Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026, DR. (H.C.) Dra. S. Hartati Murdaya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan tahun ini berhasil memberikan dampak positif bagi dunia usaha dan perekonomian. Selama gelaran berlangsung, Jakarta Fair mencatat lebih dari 6,1 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
Tahun ini, Jakarta Fair diikuti oleh sekitar 2.800 peserta dengan 1.800 stan yang tersebar di seluruh area pameran. Komposisi peserta terdiri dari 55 persen sektor swasta dan 45 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menjadikan ajang ini sebagai salah satu platform promosi dan perdagangan terbesar di Indonesia.
Selain aktivitas perdagangan, Jakarta Fair 2026 juga menghadirkan berbagai program hiburan, konser musik, wahana permainan, hingga beragam pilihan kuliner yang dinikmati oleh pengunjung dari berbagai kalangan. Kombinasi antara pameran, hiburan, dan promosi produk membuat Jakarta Fair tetap menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.
Menjelang perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027, penyelenggara berharap Jakarta Fair tahun depan dapat hadir dengan skala yang lebih besar, lebih inovatif, dan memberikan dampak ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Berbagai persiapan pengembangan kawasan dan fasilitas juga mulai dirancang untuk menyambut edisi istimewa tersebut.
Dengan berakhirnya Jakarta Fair 2026, ajang ini kembali menegaskan perannya sebagai wadah yang mempertemukan pelaku industri, UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi, promosi produk lokal, serta perkembangan industri kreatif Indonesia.