Sinergi Pendidikan dan Pariwisata: Kontribusi BINUS University dalam Membangun Desa Wisata
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan di kota besar, banyak orang mulai merindukan suasana yang tenang dan asri. Salah satu cara untuk sejenak melepaskan penat dari rutinitas perkotaan adalah dengan berkunjung ke Desa Wisata. Tempat ini tidak hanya menjadi destinasi untuk berlibur, tetapi juga ruang bagi pengunjung untuk kembali mengenal akar budaya, berinteraksi dengan masyarakat lokal, serta menikmati keindahan alam yang masih terjaga. Tak heran, menurut survei Kemenparekraf saat Lebaran 2023, tercatat 20,6 persen responden memilih berlibur ke Desa Wisata.
Desa Wisata merupakan destinasi yang menitik beratkan pada kearifan lokal masyarakat desa. Di sini, pengunjung tidak hanya disuguhkan keindahan alam, tetapi juga dapat merasakan kehidupan sosial dan budaya yang masih lestari. Selain itu, setiap Desa Wisata memiliki daya tarik yang berbeda-beda, mulai dari tradisi bertani, kesenian, hingga kuliner khas yang mencerminkan karakter daerah tersebut. Dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata, diperlukan peran aktif dari berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan, agar keberadaan Desa Wisata dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ekonomi dan identitas budaya masyarakat lokal.
Peran Universitas Bina Nusantara mengembangkan Desa Wisata Berkelanjutan
Melalui Program Studi Pariwisata, Universitas Bina Nusantara turut berperan aktif dalam Melalui Program Studi Pariwisata, Universitas Bina Nusantara turut berperan aktif dalam pengembangan Desa Wisata dan pariwisata melalui berbagai program yang dimilikinya. Hal ini dijelaskan oleh Hana Ulinnuha, Head of Tourism Destination Department – Event and Travel (Associate), dalam Jurnal Binusian, yang menyoroti peran BINUS dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Salah satu bentuk nyata dari komitmen BINUS yaitu pada kegiatan Flores Expedition 2022 dalam rangka pembuatan virtual tour, dan menerapkan proses digitalisasi pariwisata pada daerah yang dituju. Melalui Program ini mendapatkan berbagai dukungan dari pemerintah daerah setempat.
Tidak hanya itu, Universitas Bina Nusantara juga terus mendorong serta menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan pembangunan Desa Wisata berkelanjutan. Melalui sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat lokal, BINUS berkomitmen menciptakan ekosistem Desa Wisata yang adaptif terhadap digitalisasi dan teknologi, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai lokal yang dijaga.
Mau tahu bagaimana Universitas Bina Nusantara menyiapkan dan membangun Desa Wisata sebagai fondasi awal Indonesia emas 2025? Tonton selengkapnya di kanal YouTube BINUS TV!