Maple Films Hadirkan “Screen Time: The Local Wave”, Ruang Eksplorasi Film dan Budaya Lokal

Jakarta, 24 April 2026 — Maple Films, bagian dari The Maple Media, resmi menghadirkan program kurasi film bertajuk Screen Time, sebuah inisiatif yang menggabungkan pemutaran film dan diskusi sebagai ruang pertukaran kreatif melalui medium sinema. Mengusung tema “The Local Wave”, edisi perdana program ini akan diselenggarakan pada Kamis, 30 April 2026 di CGV fX Sudirman, Jakarta.

Tidak sekadar menghadirkan pengalaman menonton, Screen Time dirancang sebagai ruang interaktif yang mendorong penonton untuk terlibat dalam percakapan yang lebih dalam. Isu-isu budaya, perspektif sosial, hingga interpretasi kreatif menjadi bagian dari diskusi yang diharapkan mampu memperkaya pengalaman audiens. Program ini juga menjadi wadah berkumpulnya komunitas kreatif, pecinta film, serta pelaku seni untuk saling bertukar gagasan.

Pada edisi perdananya, Screen Time: The Local Wave menampilkan dua karya utama dengan benang merah budaya dan tradisi Indonesia. Karya pertama adalah “UNSCENE: REAK”, sebuah film dokumenter yang mengeksplorasi kesenian tradisional reak dari Jawa Barat, yang dikenal dengan nuansa mistis dan ritualnya. Melalui film ini, Maple Films berupaya mengangkat sisi-sisi tersembunyi dari tradisi tersebut—menggali alasan di balik keberlangsungannya di tengah masyarakat modern, sekaligus mengurai berbagai persepsi yang masih kerap disalahpahami.

Sementara itu, film kedua, “PARA PERASUK” karya sutradara Wregas Bhanuteja, menghadirkan pendekatan fiksi yang memperluas sudut pandang penonton terhadap fenomena kesurupan dalam budaya Indonesia. Jika “UNSCENE: REAK” berangkat dari realitas dokumenter, maka “PARA PERASUK” menawarkan interpretasi artistik yang memperkaya pemaknaan terhadap praktik budaya yang sama.

Menambah dimensi pengalaman, acara ini juga akan menghadirkan penampilan langsung seni reak oleh komunitas Bandung Thimoer Art of Reak. Kehadiran pertunjukan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman imersif yang menghubungkan layar sinema dengan ekspresi budaya secara langsung.

Dengan target audiens usia 20 hingga 40 tahun, yang mencakup komunitas kreatif, media, dan pecinta seni, Screen Time: The Local Wave diharapkan menjadi ruang apresiasi sekaligus refleksi terhadap keberlanjutan seni tradisional di Indonesia. Suasana yang intim dan kondusif dirancang untuk membuka interaksi yang lebih dekat antara peserta, kreator, dan karya yang ditampilkan.

Melihat antusiasme publik terhadap program-program sebelumnya, Maple Films optimistis bahwa Screen Time dapat berkembang menjadi titik temu penting bagi komunitas film dan budaya. Informasi tiket saat ini tersedia secara terbatas melalui website dan aplikasi CGV.

Melalui inisiatif ini, Maple Films menegaskan komitmennya untuk menghadirkan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperluas wawasan serta memperkaya perspektif audiens terhadap keberagaman budaya Indonesia.