People Innovation Excellence

Ingin Tahu Seperti Apa Hidup Normal Setelah Corona? Kota Perth Jadi Contohnya

Di saat dunia masih bergulat menangani pandemi virus corona, termasuk Australia dengan peningkatan penularan di negara bagian Victoria, sulit membayangkan kapan kehidupan kita bisa kembali normal.

Perth kembali normal setelah COVID-19

  • Hari Jumat kemarin Australia Barat memasuki fase 4, yang artinya melonggarkan semua aturan pembatasan
  • Data menunjukkan kehidupan di Perth, ibukota Australia hampir kembali normal sepenuhnya
  • Perbatasan Australia Barat dengan negara bagian lain masih ditutup sampai batas waktu belum ditentukan

Tapi Australia Barat seperti berada di planet lain.

Saat berjalan di Perth tak terasa jika ibukota Australia Barat ini pernah ditutup sebelumnya karena pandemi.

Kepala Negara Bagian Australia Barat, Premier Mark McGowan sejauh ini masih menolak membuka perbatasan negara bagiannya dengan negara bagian lain.

Australia Barat memiliki keuntungan geografis, karena berada di kawasan yang jauh terpisah dari ibukota negara bagian lain, melewati gurun dan lainnya.

Ibukota negara bagian lain yang jaraknya paling dekat dengan Perth adalah Adelaide di Australia Selatan, itu pun sejauh 2.131 kilometer.

Secara nasional, jumlah kasus baru COVID-19 di Australia terus menurun. Karenanya Australia Barat menurunkan statusnya ke Fase 4, yakni melonggarkan semua aturan pembatasan terkait virus corona.

Tanda-tanda kehidupan kembali normal sudah terlihat di pusat perbelanjaan, jalan, bar dan taman di kota Perth yang jika tak ada penularan baru lagi akan semakin sibuk.

Berikut beberapa perbandingan mengenai kehidupan di Perth ketika di puncak masa pandemi di Australia dan sekarang.

A deserted pedestrian mall in Perth
Mall Murray Street di Perth tanggal 7 April lalu hampir tidak ada yang datang berbelanja.

Supplied: Philip Gostelow

A busy pedestrian mall in Perth
Murray St Mall hari Rabu (4/6/2020) di masa Phase 2 pelonggaran aturan berkenaan dengan corona.

ABC News: Gian De Poloni

Pemerintahan kota Perth sudah menggunakan sensor wifi untuk memantau pergerakan warga di sekitar pusat kota.

Hasilnya menunjukkan kegiatan warga di bulan April 2020 59 persen lebih rendah dibandingkan di tahun 2019.

A deserted plaza in central Perth
Kawasan Forrest Place di Perth CBD di jam makan siang 21 April 2020.

Supplied: Philip Gostelow

People passing through a plaza in central Perth
Forrest Place hari Rabu (24/6/2020) sore di Phase 2.

ABC News: Gian De Poloni

Diperkirakan 75 persen pekerja di pusat kota sudah kembali ke kantor masing-masing, sejak pembatasan diberlakukan bulan Maret lalu.

Namun sekarang timbul pertanyaan apakah para pekerja akan kembali bekerja di kantor? Sejumlah perusahaan masih mempertimbangkan kembali kemungkinan bekerja dari rumah.

Sebuah survei baru-baru ini yang dilakukan terhadap 500 perusahaan terbesar di dunia oleh majalah Amerika Serikat 'Fortune' menyimpulkan 25 persen pekerja diperkirakan tidak akan kembali bekerja di kantor.

A closed shopfront on a deserted inner-city street
Pusat makanan Asia Old Shanghai di Northbridge tanggal 16 Mei 2020.

ABC News: Andrew O'Connor

People walk and sit in front of a shopfront on an inner-city street
Old Shanghai sudah kembali normal hari Rabu (24/6/2020), setelah adanya pelonggaran aturan di Australia Barat.

ABC News: Gian De Poloni

Kawasan hiburan di kota Perth, Northbridge menjadi yang paling terdampak akibat penutupan saat pandemi virus corona.

Akibat ditutupnya pub, klub dan restoran, 93 persen kegiatan di sana berkurang dibandingkan sebelumnya.

Lalu lintas di jalan-jalan di kota Perth juga sudah hampir normal kembali, dengan hanya dua persen kurang dibandingkan sebelum pandemi.

A deserted freeway in Perth
Keadaan di salah satu jalur utama di Perth Mitchell Freeway, di akhir liburan Paskah, hari Senin (13/4/2020).

Supplied: Philip Gostelow

Traffic banks up on a freeway in Perth
Keadaan di Mitchell Freeway hari Kamis (25/6/2020) malam ketika jam sibuk pulang kantor.

ABC News: Gian De Poloni

Data City of Perth menunjukkan adanya penurunan tajam jumlah mobil yang diparkir di pusat kota selama pandemi.

Rata-rata jumlah tempat parkir yang digunakan dalam sehari sebelum pandemi adalah 15 ribu, namun di bulan Maret dan April turun di bawah angka 5 ribu.

Namun sekarang dengan pengunjung dan pekerja kembali lagi ke kota, jumlahnya sudah naik menjadi 10 ribu.

A long shot at dusk looking down a Perth street
Suasana sepi di Barrack St ke arah Bell Tower, tanggal 15 April lalu.

ABC News: Gian De Poloni

A busy street in Perth shot at dusk
Barrack St di jam sibuk hari Rabu (24/6/2020) malam.

ABC News: Gian De Poloni

Transportasi publik juga banyak ditinggalkan warga karena adanya aturan pembatasan jarak.

Data pergerakan yang dikumpulkan Google menunjukkan aktivitas layanan bus, kereta dan ferry di Perth turun 40 persen dari sebelum pandemi.

Namun di bulan Mei kemarin, pengguna transportasi sudah naik mencapai 4,4 juta orang, naik dari 1,9 juta di bulan April.

A wide shot of an almost empty train station
Jam sibuk di Stasiun Kereta Perth tanggal 27 Maret lalu di masa puncak pandemi COVID-19.

Supplied: Philip Gostelow

A train station with a moderate amount of commuters present
Stasiun Perth di jam sibuk hari Rabu (24/6/2020) sore.

ABC News: Gian De Poloni

Walau sudah ada pelonggaran, warga Australia Barat masih banyak yang menghabiskan waktu di rumah.

Kegiatan di kawasan perumahan naik enam persen dibandingkan sebelum pandemi.

Menurut rencana Australia Barat akan memasuki status Fase 5 pada Sabtu, 18 Juli mendatang.

Artinya aturan menjaga jarak dua meter persegi dengan orang lain tidak akan berlaku lagi, begitu pula aturan soal tempat yang hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas tempat akan dilonggarkan

Selanjutnya di Fase 6, perbatasan negara bagian akan dicabut dan berpergian ke komunitas Aborigin akan diperbolehkan kembali.

Lihat artikel selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini


Published at :

Social Media

Tweets By @BinusTV

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close