People Innovation Excellence

Australia Telah Pastikan Satu Orang Terjangkit Virus Corona di Melbourne

Australia telah mengkonfirmasi virus korona pertama yang menjangkit seorang pria asal China dan kini ditangani di sebuah rumah sakit di Melbourne.

Pasien berusia 50 tahun tersebut baru-baru ini pergi ke Wuhan, dimana virus Corona berasal dari sebuah pasar yang menjual satwa liar di kota tersebut.

Ia dilaporkan dalam kondisi stabil di Monash Medical Centre.

Kasus ini memicu kekhawatiran di kalangan otoritas kesehatan Australia jika akan lebih banyak orang-orang yang kemungkinan terjangkit virus corona, sebelum larangan berpergian diberlakukan di kota Wuhan.

"Mengingat jumlah kasus yang telah ditemukan di luar China dan tingkat berpergian yang signifikan dari kota Wuhan ke Australia sebelumnya, bisa jadi ada kasus lainnya," kata Professor Brendan Murphy, Kepala Staf Medis Australia.

"Mereka yang beresiko di Australia, saya pikir lebih pada orang-orang yang melakukan perjalanan seminggu sebelum Kamis kemarin, ketika larangan perjalanan diberlakukan."

"Ada orang lain yang berpotensi terjangkit dalam keadaaan baik-baik saja saat tiba di Australia, tapi kemudian penyakitnya berkembang."

Tetapi ia meyakinkan warga Australia, khususnya di Melbourne, bahwa resiko dari penyakit ini rendah.

Large queue of people at a Wuhan hospital wearing masks
Warga mengantri untuk mendapat perawatan di sebuah rumah sakit di Wuhan.

cnsphoto via Reuters

Sementara di New South Wales, dengan ibukota Sydney, pihak berwenang mengatakan ada enam orang yang sedang diselidiki.

Dua diantaranya adalah pria berusia 30 dan 50 tahunan, yang baru saja kembali dari China.

Petugas medis kini sedang terus mencoba mengontak orang-orang yang pernah bertemu dengan mereka.

Pasien pertama yang terjangkit virus corona di Melbourne pernah berada di Wuhan selama dua minggu, kemudian tiba di Melbourne dengan penerbangan China Southern Airlines dari Guangzhou, Minggu, 19 Januari lalu.

Semua penumpang yang berada dalam penerbangan bernomor CZ321 telah dihubungi dan keluarga yang tinggal bersamanya diawasi secara ketat, jika menunjukkan tanda-tanda adanya penyakit.

Three male flight crew wear masks as they walk through Sydney airport
Awak pesawat dari maskapai China Eastern Airlines menggunakan masker saat tiba di Sydney International Airport, Kamis, 23 Januari.

AAP: Joel Carrett

Sabtu pagi (25/01), pihak otoritas kesehatan di Victoria mengatakan "sangat mungkin" akan adanya kasus virus corona yang lebih banyak di Australia, meski mengatakan risiko penyebaran penyakit dari orang ke orang rendah.

Menteri Kesehatan negara bagian Victoria, Jenny Mikakos mengatakan pria asal China dan keluarganya telah melakukan semuanya dengan benar.

"Ia tidak menunjukkan gejala saat terbang, setelah sakit mereka pergi ke dokter umum hari Kamis dengan menggunakan masker."

"Dokter Umum tidak mengkonfirmasikan dirinya terjangkit virus corona. Keluarga kemudian menghubungi Monash Medical Centre hari Jumat, dan ia juga menggunakan masker saat dibawat ke unit gawat darurat dan segera diisolasi."

Di Australia Selatan, empat orang warganya juga sedang diuji virusnya, meski petugas kesehatan mengatakan kecil kemungkinannya mereka terjangkit virus tersebut.

Pemerintah Australia telah meningkatkan peringatan perjalanan ke provinsi Hubei, meliputi kota Wuhan, di Cina, karena ancaman yang ditimbulkan oleh virus corona.

Di China, pemerintahnya telah mengatakan jumlah warga yang tewas akibat virus corona bertambah menjadi 41 orang dan lebih dari 1.200 orang telah dikonfirmasi mengidap virus mematikan ini.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.


Published at :

Social Media

Tweets By @BinusTV

Periksa Browser Anda

Check Your Browser

Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

We're Moving Forward.

This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

  1. Google Chrome
  2. Mozilla Firefox
  3. Opera
  4. Internet Explorer 9
Close